14 Kubik Kayu Diduga Ilegal Diamankan Polres Pasbar

14 Kubik Kayu Diduga Ilegal Diamankan Polres Pasbar
Kapores bersama personil Sat Reskrim sedang poto di dekat Barang Bukti berupa kayu. (istimewa)
Bagikan:




PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – Satu unit mobil truck BA 9496 Q bermuatan kayu sebanyak 5 kubik dan satu unit becak motor berhasil serta 9 kubik kayu di amankan Sat Opsnal Polres Pasaman Barat pada lokasi yang berbeda.

Pada, Sabtu (10/2/2018) tim Opsnal Reskrim Polres Pasbar berhasil mengamankan satu unit truck bermuatan kayu sebanyak 5 kubik di Simpang PT. BTN Jorong Silawai Timur, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Pasaman Barat.

“Atas informasi masyarakat adanya mobil truck sedang bermuat kayu di daerah Pati Bubur, maka tim Opsnal melakukan pengintaian dan melakukan pengamanan terhadap tersangka inisial M. Sementara kawannya lari dan terus dicari sampailah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO),” kata Kapolres Pasaman Barat AKBP Iman Pribadi Santoso. S.I.K didampingi Kasat Reskrim IPTU Charul Ridha. S.I.K dan Kanit Tipidter IPDA Randya. S.T.K kepada media saat press release, Rabub(14/2/2018) di Mapolres Pasbar.

Saat ini tersangka dan barang bukti berupa satu unit truk sudah diamankan di Polres Pasbar. Sementara yang diduga pemilik yang melarikan diri terus dilakukan pencarian.

“Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 83 ayat 1 huruf jo pasal 12 huruf e UU No. 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusak hutan dengan ancaman pidana penjara minimal satu tahun dan maksimal lima tahun, dan denda minimal Rp500 juta, maksimal Rp. 2,5 miliar,” ujar Kapolres.

Hanya berjarak 3 hari usai penangkapan di Silawai Timur, Tim Opsnal kembali mengamankan 9 kubik kayu dari salah satu perabot di Jorong Lembah Bunuang, Nagari Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman. Kayu yang disita tersebut berupa jenis kayu Meranti.

“Kayu yang 9 kubik itu terungkap disaat polisi melakukan patroli rutin Polres Pasbar. Tiba-tiba anggota patroli melihat adanya tumpukan kayu, saat didatangi pemilik kayu inisial E melarikan diri dan pekerja dijadikan sebagai saksi,” jelasnya.

Sebagai barang bukti, kayu diamankan di Polres Pasbar. Sebagai saksi sudah ada diperiksa dan ada yang di ditahan. Sementara untuk pelaku yang lari sudah ditetapkan DPO.

“Sekarang, kasus ini sedang diproses sesuai aturan. Barang bukti semuanya sudah di Mapolres Pasbar,” tegasnya.

Dihimbau kepada masyarakat, agar senantiasa melindungi dan menjaga kelestarian hutan demi keselamatan masyarakat. “Hutan jangan dirusak, jangan lakukan ilegal loging dan apabila ada diketahui perusak hutan ataupun ilegal logging agar dilaporkan ke pihak berwajib,” pinta Kapolres. [RED]




Bagikan:
Topik: ,
Loading...