Akibat Puting Beliung, Atap Rumah Ini Pindah ke Jalan

Akibat Puting Beliung, Atap Rumah Ini Pindah ke Jalan
Bagikan:




PADANG, RedaksiSumbar.com – Cuaca yang belakangan panas di Kota Padang tidak menjamin hilangnya bencana alam di Kota Padang. Hal tersebut terbukti dengan angin puting beliung yang melanda salah satu rumah di kawasan Gurun Laweh, RT 1, RW III, Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo pada Senin (13/2/2017) siang sekitar pukul 12.10 WIB disaat cuaca terik melanda Kota Padang dan sekitarnya.

Angin yang berlalu sesaat menerbangkan atap rumah yang ditempati oleh Toni Naldi (34). Akibatnya, atap hampir menghantam sebuah rumah lainnya yang berada persis di lokasi kejadian. Informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, beruntung disaat kejadian, Toni sedang berada di luar rumah, sementara, Indriani Zaman Septu (18), kemenakannya yang juga tinggal di rumah semi permanen tersebut sedang bersekolah.

“Beruntung tidak ada korban jiwa, namun terbangnya atap ini membuat kami untuk sementara waktu berpindah dulu ke rumah saudara yang bersebelahan dengan rumah kami,” ujar Toni.

Salah seorang warga setempat, Dewi Suryani (47) kepada media ini menyebutkan bahwa rumah yang ditempati Toni merupakan hasil bantuan dari Palang Merah Indonesia (PMI) akibat gempa bumi yang mengguncang Sumatera Barat pada tahun 2009 lalu.

“Rumah ini merupakan hasil renovasi dari pihak kebencanaan dalam hal ini Palang Merah Indonesia (PMI) karena gempa pada tahun 2009 lalu,” ucap wanita yang juga seorang relawan dari Forum Kelompok Siaga Bencana (FKSB) Kota Padang tersebut menjelaskan kondisi dan sejarah rumah tersebut.

Kepala BPBD Kota Padang, Edi Hasymi melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL), Nasrul Sugana yang dijumpai mengatakan bahwa angin kencang dan cuaca yang tidak menentu menjadi penyebab rusaknya atap rumah yang dihuni oleh Toni Naldi.
“Saya menghimbau kepada masyarakat agar tidak berdiri dan memarkirkan kendaraan dekat pohon karena angin sewaktu-waktu bisa menerpa dan akibatnya timbul kerugian materi dan korban jiwa. Untuk kejadian ini, kami terjunkan 14 personil,” terang pria nan pernah menjabat sebagai Kasatpol PP Kota Padang tersebut saat ditemui di lokasi kejadian.

Sementara itu, Kabid Lijamsos Dinas Sosial Kota Padang yang didampingi oleh Rustim, Kasi Perlindungan Sosial dan Korban Bencana Sosial, Herdinanto Kasi Perlindungan Korban Bencana Alam, dan Lurah Gurun Laweh, Syahrial M mengatakan bahwa pihaknya juga telah menyerahkan dua unit terpal berwarna biru, satu dus mie instant dan sejumlah kebutuhan pokok bagi Toni dan keluarga. [adl]

Bagikan:
Tags: ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan