Angin Kencang Nyaris Hanguskan Rumah dan Lahan Kosong

Angin Kencang Nyaris Hanguskan Rumah dan Lahan Kosong
Bagikan:

PADANG, RedaksiSumbar.com – Cuaca panas yang diikuti angin kencang beberapa hari ini di kawasan Kota Padang dan sekitarnya membuat berbagai musibah terjadi di Kota Padang. Setelah pada Rabu (15/2/2017) siang sekitar pukul 11.30 WIB angin kencang menghanguskan satu unit dapur tempat penggorengan usaha jagung goreng milik Mariam (40) yang berada di Perumahan Komplek Griya Insani Ambacang Blok A/2 RT 04 RW 07 Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, kali ini kejadian serupa kembali terjadi di kawasan Parak Karakah RT. 03, RW. 09, Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (18/2/2017) siang sekitar pukul 14.20 WIB.

Kejadian berawal ketika salah seorang warga setempat bernama Erison (50) membakar sampah limbah suku cadang tidak jauh dari kediamannya. Nahas, angin yang kebetulan kencang dan lokasi pembakaran di lahan kosong membuat api dengan cepat merambat dan nyaris menghanguskan rumah yang berada di sekitar lokasi kejadian.

“Saya panik dan langsung menghubungi warga sekitar Pak untuk membantu memadamkan api. Cuaca panas dan angin cukup kencang hampir menghanguskan beberapa rumah di sekitar lokasi kejadian ini,” ujar Erison.

Petugas pemadam kebakaran yang mendapati informasi kemudian menerjunkan setidaknya tiga unit armada pemadam. Karena api yang cukup besar dan berada di lahan kosong membuat api cepat merambat ke beberapa bangunan lainnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Kadis Damkar) Kota Padang, Dedi Henidal melalui Kasi Ops, Suhardi menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah di musim kemarau yang melanda hampir sebagian besar wilayah Sumatera Barat ini.

“Karena selain menimbulkan polusi, angin yang kencang membuat api dengan mudahnya menyambar ke objek bangunan yang lainnya,” tuturnya. [adl]

Bagikan:
Tags: ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan