Asrul Yang Dipertuan Kinali Surati Presiden RI Dan Panglima TNI Terkait Kegiatan Kudeta Kedaulatan Raja Kerajaan Adat Kinali Oleh Mustika Yana (Oknum Anggota TNI AD) | Redaksi Sumbar

Asrul Yang Dipertuan Kinali Surati Presiden RI Dan Panglima TNI Terkait Kegiatan Kudeta Kedaulatan Raja Kerajaan Adat Kinali Oleh Mustika Yana (Oknum Anggota TNI AD)

Asrul Yang Dipertuan Kinali Surati Presiden RI Dan Panglima TNI Terkait Kegiatan Kudeta Kedaulatan Raja Kerajaan Adat Kinali Oleh Mustika Yana (Oknum Anggota TNI AD)
Asrul, SE, MH, Yang Dipertuan Kinali
Dibaca : 6805 Kali
Bagikan:

PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – Yang Dipertuan Raja Kerajaan Adat Kinali Pucuk Adat Kinali layangkan surat Nomor 20/Mhn/YD-RKAK/VI-2017 ke Panglima Tertinggi Presiden Republik Indonesia, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat, Dan Puspom TNI Angkatan Darat, Kapolri, Ketua Komnas HAM RI, Ketua DPR RI serta Ketua DPD RI di Jakarta, Selasa (20/6/2017).

Tuanku Asrul, SE, MH Yang Dipertuan sebagai Yang Dipertuan Raja Kerajaan Adat Kinali, Kabupaten Pasaman Barat melayangkan surat itu dalam hal mohon mengantisipasi dan diusut tuntas kegiatan kudeta terselubung terhadap kepemimpinan Kedaulatan Raja Kerajaan Adat Kinali yang sah.

“Kudeta terselubung terhadap kepemimpinan Kedaulatan Raja Kerajaan Adat Kinali yang sah diduga sudah didalangi Mustika Yana oknum TNI AD berkedokan Adat Salingka Nagari,” Kata Asrul Yang Dipertua Kinali sesuai surat yang dilayangkannya pada (20/6/2017) lalu.

Ia mengatakan dalam suratnya, sesuai UUD 1945 Pasal 18B ayat 2 mengatakan negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang masih hidup. Selain itu juga di Pasal 28B ayat 3 dan 4 lebih menjelaskan.

“UU RI No. 2 Tahun 2002 Tentang Polri, RI No. 34 Tahun 2004 Tentang TNI dan UU RI No. 5 Tahun 2014 Tentang ASN serta Fatwa Daulat Yang Dipertuan Rajo Alam Minangkabau Pagaruyung Darul Qoror pada tanggal 23 Mei 2017 juga Surat Limbago Tinggi Pucuak Adat Alam Minangkabau pada 27 Mei 2017 lebih jelas,” katanya sesuai isi surat yang dilayangkan kepada Bapak Persiden RI.

Menurut Asrul Yang Dipertuan Kinali dalam suratnya menerangkan bahwa Kerajaan Adat Kinali di bumi alam minangkabau adalah sebuah kerajaan adat tergolong kerajaan-kerajaan kecil otonom istimewa yang terletak di daerah Rantau Luak Agam.

Baca Juga :  Anggran Dana Desa dan Dana Nagari Pasbar Segera Dicairkan

“Yang Dipertuan Kinali pertama kalinya dipimpin oleh bernama Tuanku Sutan Malanca Yang Dipertuan bersuku Koto yang memimpin sampai wafat Tahun 1761 Masehi. Tuanku Sutan Malanca di makamkan di Rajang Kampung Kinali, dari situlah Suku Koto itu menjadi Yang Dipertuan Kinali,” terangnya.

Selaku Raja Kerajaan Adat Kinali Ke VI yang sah Tuanku Asrul, SE, MH Yang Dipertuan Kinali pelanjut dari Raja Kerajaan Adat Kinali Ke – V Tuanku H, Zainul Bahri Yang Dipertuan Suku Koto yang tidak pernah terusik semenjak tahun 1976 di Alam Kemerdekaan Bangsa Indonesia sampai sekarang, maka dari itu kami memohon mengupayakan penghentian kegiatan Kudeta terselubung yang didalangi Mustika Yana.

“Kudeta terselubung itu sifatnya sudah mengarah pada kejahatan atau penghinaan terhadap kehormatan, kedaulatan dan marwah adat kaum suku koto di Kinali, Pasaman Barat. Mereka mengobrak-abrik kebathinan kelestarian tatanan adat yang telah ada, untuk itu diminta kepada penegak hukum untuk dapat mengusut tuntas permasalahan ini,” tegas Asrul menurut suratnya.

Surat Yang Dipertuan Raja Kerajaan Adat Kinali Pucuk Adat Kinali itu juga ditembuskan kepada Pangdam I Bukit Barisan, Dan Pomdam I Bukit Barisan, Gubernur Sumatera Barat, Ketua DPRD Sumatera Barat, Danrem 032/WB Sumatera Barat, Dan Denpom I/4 Padang (Sebagai laporan), Kapolda Sumbar (Sebagai laporan), Komnas HAM Perwakilan Sumbar, Ketua LKAAM Sumbar serta seluruh terkait yang ada di Sumatera Barat maupun di Pusat.

Disamping itu, Arisman Dt Indomarajo selaku ninik mamak langgam dalam surat pernyataannya mengatakan bahwa memang benar, Senin (8/5/2017) ada acara duduk bersama ninik mamak pemangku adat kinali di Rumah Gadang Adat Majosadeo Kampung Dalam Kinali.

“Memang betul ada memperbincangkan munculnya usulan Majosadeo ingin mengalihkan jabatan Tuanku H, Asrul SE, MH selaku Yang Dipertuan Kinali kepada Mustika Yana, akan tetapi perbincangan tanpa menghasilkan keputusan apapun,” sebutnya dalam surat pernyataan yang ditulis tanggal 15 Juni 2017 di Langgam Kinali.

Baca Juga :  TSR Nagari Kapa, Pasbar Serahkan Bantuan Keagamaan Ke Musholla Al Ikhlas

Selanjutnya, duduk bersama ninik mamak Pemangku Adat Kinali pada, Rabu (24/5/2017) di rumah Sanidar nenek dari Mustika Yana di Durian Kilangan Kinali

Surat Yang Dipertuan Raja Kerajaan Adat Kinali Pucuk Adat Kinali yang sudah diserahkan kepada Bapak Presiden RI Joko Widodo di Jakarta.

i. “Agenda duduk bersama itu Kenduri Rencana Lewaan Adat Mustika Yana selaku Yang Dipertuan Kinali, tanpa ada perkataan sepatahpun tentang kedudukan Tuanku H, Asrul Yang Dipertuan Kinali,” tegasnya sesuai isi surat yang sama.

Ditambahkan Ahmad Diar Dt Jolelo dalam surat pernyataannya sama dengan pernyataan yang dilontarkan oleh Arismanto Dt Indomarajo. [Red]

Bagikan:
Tags: , , , , , , , , , , , ,
Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close