Astagfirullah, Alat Pendeteksi Tsunami pun Dimaling | Redaksi Sumbar

Astagfirullah, Alat Pendeteksi Tsunami pun Dimaling

Astagfirullah, Alat Pendeteksi Tsunami pun Dimaling Dibaca : 509 Kali
Bagikan:

PESISIR SELATAN, RedaksiSumbar.com – Tak kenal alat apa, sebuah alarm pendekteksi tsunami raib, Hal inilah yang menimpa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pessel saat ini. Sebab, alat pendeteksi tsunami dan sejumlah alat komunikasi lainnya yang berada di Bukit Biawak, Kecamatan IV Jurai Painan, Kabupaten Pessel, raib dibawa kabur maling. Padahal alat itu, berfungsi untuk mendeteksi bencana tsunami.

Kabid Pascabencana dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pessel, S. Marpaung mengatakan, bahwa kasus tersebut, sudah dilaporkan ke Polres Pessel dengan Nomor Laporan (LP):104/B/III/2017/SPKT- C/Res-Pessel.

“Kami mengetahuinya setelah tim teknisi dari provinsi Sumbar melakukan pengecekan kelapangan. Namun, alat itu sudah tidak ada lagi, saat itu terlihat pintu dalam keadaan terbuka, karena ada bekas congkel. Hal ini tentu sangat berisiko pada daerah kita, karena tidak bisa lagi mendeteksi bencana tsunami secara dini. Seperti kecamatan Bayang, Batang Kapas, Sutera, Lengayang, dan sejumlah kecamatan lainnya, terkecuali kecamatan IV Jurai,” ungkapnya saat dihubungi RedaksiSumbar.com, Selasa (28/3/2017)

Lebih lanjutnya, selain repeater, sambungan radio antar instansi pemerintahan seperti BPBD dan PMI juga hilang, sehingga komunikasi jarak jauh tidak bisa dilakukan.

“Sebelumnya pada hari Senin (27/3/2017), saya bersama tim Provinsi PMI, BPBD, dan Dinas Sosial melakukan pengecekan Repiter ke Bukit Biawak, Painan. Sebab, sejak tanggal (26 Februari 2017), Orari dan alarm pendeteksi peringatan tsunami tidak aktif lagi. Namun, setiba dilokasi kita dikagetkan alat sudah tidak ada lagi,” terangnya.

Dihubungi terpisah, Kapolres Pessel AKBP Deni Yuhasdi, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP. Muhardi Ilyas membenarkan kejadian tersebut, menurutnya laporan yang diterima saat itu adalah tentang tindak pidana pencurian.

“Kerugian kita perkirakan sekitar satu miliar. Pihak kita melalui jajaran telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk upaya penyidikan lebih lanjut. Mudah​-mudahan pelakunya bisa terungkap,” tutupnya. [Rega Desfinal]

Bagikan:
Baca Juga :  Air Bah Nyaris Menyeret Jembatan Akar di Pessel
Tags: , , , ,
Loading...
Solok Selatan dalam Berita

No Responses

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.

close