Aur Kuning Nyaris Jadi Abu, Toko Aksesoris Merugi Jutaan Rupiah | Redaksi Sumbar

Aur Kuning Nyaris Jadi Abu, Toko Aksesoris Merugi Jutaan Rupiah

Aur Kuning Nyaris Jadi Abu, Toko Aksesoris Merugi Jutaan Rupiah Dibaca : 1797 Kali
Bagikan:




BUKITTINGGI, RedaksiSumbar.com –  Satu unit toko yang menjual aneka aksesoris di Pusat Pertokoan Aur Kuning, Kota Bukittinggi nyaris jadi abu, Selasa (7/3) sekitar pukul 12.20 WIB. Beruntung, sejumlah karyawan dan pedagang sekitar toko Pariangan Accecories itu cekatan memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

Menurut saksi mata, api diduga berasal dari mesin genset yang digunakan untuk penerangan.  Diketahui, peritiwa yang sempat menyebabkan kemacetan itu diawali oleh kondisi listrik padam. Ketika mesin genset dioperasikan, ternyata mesin itu dalam kondisi tanpa penutup tanki minyak. Akibatnya, percikan api sempat membakar barang-barang disekitar mesin.

“Saat kejadian, listrik di Aur Kuning tengah padam. Untuk penerangan sementara, salah satu karyawan sengaja memakai mesin genset. Tak lama setelah ginset hidup, saya bersama karyawan yang sedang berada di bagian depan toko, tiba tiba mencium bau asap,” ujar pemilik toko, Nelfitri.

Karena penasaran, lanjut Nel, beberapa karyawan mencoba memeriksa ke belakang, saat itulah belakang meja kasir sudah banyak asap yang diduga berasal lantai dua.

“Syukurlah, ada karyawan yang langsung mengambil inisiatif untuk memanfaatkan racun api dan berusaha memadamkan api dengan alat tersebut,” ujarnya.

Hidayat, seorang karyawan yang bekerja di sebelah Toko Pariangan Accesoris itu, menuturkan, mengetahui ada kepulan asap dari toko sebelah, dirinya langsung membawa satu tabung APAR dan berlari ke lantai dua.

“Saya hanya ikut membantu karyawan toko ini memadamkan api dengan tabung api miliknya. Kebetulan di toko saya juga ada alat serupa, makanya saya bawa. Beberapa barang dengan cepat berhasil dipadamkan dan diangkut ke bawah. Sementara genset harus dipadamkan di bawah karena sudah berpotensi meledak,” ucapnya.

Baca Juga :  Slang Kompor Diduga Bocor, Warung Bakso Nyaris Menjadi Abu

Pria yang memakai baju hijau ini menjelaskan, dari beberapa barang yang terbakar diantaranya kursi sebanyak dua buah, dokumen kasir, serta beberapa barang aksesoris dagangan.

“Untung saja cepat padam, kalau terlambat bisa cepat merambah seluruh isi toko karena barang-barang di lantai dua sangat mudah terbakar. Kawasan pertokoan di sini juga cukup rapat,” jelasnya.

Kerugian yang ditaksir dari kejadian itu berkisar 10 juta rupiah. Lokasi yang berada di pinggiran jalan raya tersebut sempat membuat panik pedagang setempat. Para pengendara yang melintas turut berduyun-duyun memenuhi pintu toko. Tidak sedikit pula yang penasaran untuk mencari tahu apa yang terjadi.

Salah seorang saksi yang melihat asap keluar dari toko itu langsung memberitahukan petugas pemadam kebakaran. Tak berselang lama, petugas dari unit Damkar Pemko Bukittinggi mendatangkan enam armada dibantu satu unit armada dari Dinas Satpol PP dan Damkar Pemkab Agam.

Saat petugas tiba dilokasi, api yang sempat membakar kursi dan benda lainnya itu, sudah lebih dahulu dapat dipadamkan warga. Petugas hanya mengevakuasi seluruh barang-barang yang terbakar keluar toko itu dan memastikan api benar benar sudah padam.

Kasi Ops Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bukittinggi, Hendra, memastikan asal api diduga akibat konsleting pada genset sehingga menimbulkan percikan api dan membakar sejumlah barang yang berada dekat lokasi ginset tersebut.

“Kejadian ini merupakan contoh bagi masyarakat akan pentingnya disediakan racun api di masing masing tempat tinggal mereka, selain itu ini pelajaran bagi kita semua untuk tidak lalai. Karena akibat dari kelalaian dapat merugikan diri sendiri serta orang lain,”ujar Hendra. [Loni Hendri]

Bagikan:
Tags: ,



Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close