Badia Balansa Kembali Menelan Korban, Sudirman Tewas Tertembak Senjata Sendiri | Redaksi Sumbar

Badia Balansa Kembali Menelan Korban, Sudirman Tewas Tertembak Senjata Sendiri

Badia Balansa Kembali Menelan Korban, Sudirman Tewas Tertembak Senjata Sendiri Dibaca : 269 Kali
Bagikan:

AGAM, RedaksiSumbar.com – Sudirman Sutan Mantari, 42, roboh dan meninggal di lokasi kejadian. Warga Jorong VI Parik Panjang, Nagari Lubukbasung ini diketahui tewas tertembak senjata sendiri pada Senin malam (13/3). Diketahui, pria paruh baya ini berencana mengintai hewan buruan dari atas pohon sambil mengalungkan senjata api rakitan jenis badia balansa. Malang, senjata itu terjatuh dan menembaki tuannya sendiri.

Sejumlah saksi menyebutkan korban meninggalkan rumah untuk pergi berburu bersama sejumlah rekannya sejak pagi hari. Setelah sampai di lokasi, korban memisahkan diri dari rombongan dan memanjat sebatang pohon untuk mengintai hewan buruan. tetangga korban, Fuadi, 55, menyebut hingga malam harinya korban belum kembali ke rumah dan membuat keluarga korban gusar.

“Keluarga korban kemudian mencari informasi dari rekan-rekan yang sama-sama pergi berburu. minimnya informasi yang diperoleh, kemudian keluarga korban memutuskan untuk menyusul ke lokasi dan mencari korban. Didapati korban sudah tidak bernyawa dengan luka tembak pada bagian perut dan rusuk,” ujarnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Agam, Iptu. Muhammad Reza. Dihubungi via ponselnya, Selasa (14/3), Reza mengatakan peristiwa tersebut murni kelalaian dan kecelakaan individu. Dari penuturan saksi, jelasnya, korban pergi berburu babi di daerah Subarang Batang Nareh, Jorong Parikpanjang, Nagari Lubukbasung. Korban memanjat pohon dengan menyandang badia balansa miliknya. Senjata itu jatuh dari tangannya dan meletus hingga mengenai dada sebelah kiri menembus bahu.

“Keluarga korban sudah membuat pernyataan untuk tidak dilakukan visum dalam. Barang bukti berupa satu pucuk senjata api jenis badia balansa itu juga belum berhasil ditemukan karena lokasi perburuan yang jauh dan dibatasi arus sungai. Pihak kepolisian juga belum bisa meminta informasi lebih banyak karena keluarga korban masih dalam keadaan berduka. Jasad korban dimakamkan di sekitar tempat tinggalnya Selasa pagi,” bebernya.

Baca Juga :  Diduga Ugal-ugalan, Pengendara Ini Tabrak Mobil Polisi

Untuk menghindari kasus serupa, Reza mengimbau warga yang hobi berburu untuk tidak lagi menggunakan senjata api. “Kasus seperti ini sudah sering terjadi. Semoga masyarakat dapat mengambil pelajaran berharga untuk tidak lagi menggunakan senjata api, dampaknya bisa memakan korban jiwa,” harapnya. [Loni Hendri]

Bagikan:
Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close