Bencana Kepung Sumbar, Longsor Malalak Semakin Parah | Redaksi Sumbar
banner 750x100

Bencana Kepung Sumbar, Longsor Malalak Semakin Parah

Bencana Kepung Sumbar, Longsor  Malalak Semakin Parah
foto : Debi
Bagikan:

Agam, RedaksiSumbar —Hujan yang masih mengguyur wilayah Kabupaten Agam menyebabkan longsor kembali terjadi di wilayah Kecamatan Malalak. Longsor kembali terjadi di tiga titik baru. Hari ini, Kamis (8/12) sudah ada delapan titik longsor di jalur Sicincin-Malalak-Balingka (Simaka) yang berada di wilayah Kecamatan Malalak, sebelumnya pada Senin(5/12) sore ada sekitar lima titik.

Camat Malalak, Harmezi menyebutkan lima dari delapan titik longsor tersebut dinilai cukup parah karena menimbun jalan dalam jarak yang cukup panjang. Tiga titik baru tersebut termasuk dalam lima lokasi longsor yang parah karena menimbun jalan sepanjang 45 meter dan ketinggian enam sampai delapan meter.

Tiga titik longsor itu masih berada di antara wilayah Ambacang dan Sarasah yang mana kedua wilayah juga termasuk titik dengan kondisi longsor cukup besar.img-20161206-wa0008-2

“Kondisi cuaca saat ini di Malalak masih sering terjadi hujan sehingga beresiko untuk dilakukan pembersihan. Walau demikian kita berupaya semaksimal mungkin melakukan pembersihan material longsor meski masih diselimuti kabut tipis. Percepatan pembersihan areal tersebut dilakukan dengan bantuan dari berbagai pihak. Bantuan dari Babinsa, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Satpol PP dan dan lainnya serta dua unit alat berat. Kondisi longsor itu diperkirakan akan membutuhkan waktu hingga lima belas hari ke depan untuk pembersihan material longsor secara menyeluruh,” ujarnya.

Sementara itu,  Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Bambang Warsito menyebutkan lima kecamatan di wilayah itu masuk daerah rawan longsor yakni Kecamatan Malalak, Ampek Koto, Palupuh, Tanjung Raya dan Palembayan.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada warga yang tinggal di lima wilayah kecamatan tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk selalu melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan dan BPBD, Dinas Pekerja Umum dan lainnya apabila terjadi bencana. (Debi)

Bagikan:
Baca Juga :  Lebih Tradisional, Festifal Marandang Bukittingi Akan Bergaya Tempo Duloe
Tags:

Berlangganan

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan