Beraksi di 20 TKP, Polisi Amankan Dua Pelaku Pencurian Telepon Genggam

Beraksi di 20 TKP, Polisi Amankan Dua Pelaku Pencurian Telepon Genggam
Polsek Kota Bukittinggi amankan dua pelaku pencurian yang beraksi di 20 TKP. POLSEK KOTA BUKITTINGGI.
Bagikan:

BUKITTINGGI, RedaksiSumbar.com – Hendak menjual telepon genggam hasil menjambret, dua orang pria berinisial Rudy Herianto (31) dan Fiky (18) berhasil diringkus oleh jajaran Polsek Kota Bukittinggi pada Selasa (17/10/2017) malam sekitar pukul 20.00 WIB di sebuah gerai, kawasan Garegeh, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Penangkapan kedua pelaku yang berasal dari Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan korban bernama Veria Aslinda Al Sarojo, warga MKS, Kota Bukittinggi pada 20 September 2017 lalu, dimana telepon genggam jenis iPhone 6S miliknya telah dijambret disaat dipegang oleh anaknya.

“Saat dijambret, saya sempat berteriak meminta pertolongan untuk mengejar mereka, namun kendaraan yang mereka gunakan melaju cukup kencang dan pelaku berhasil kabur,” ucap korban.

Kapolsek Kota Bukittinggi Kompol Azari Almi mengatakan bahwa pelaku berhasil ditangkap setelah jajarannya melakukan penyelidikan terkait keberadaan kedua pelaku tersebut di kawasan Ampek Angkek, Kabupaten Agam. Polisi kemudian

“Dari pengakuan kedua pelaku, mereka sudah melakukan pencurian tersebut di 20 lokasi yang berbeda seperti di Kota Bukittingi, Agam, dan Payakumbuh. Dalam menjalankan aksinya, pelaku memanfaatkan kelengahan korban dan sasaran utamanya adalah perempuan,” ucap Azari.

Saat diamankan, sebut Kapolsek, pihaknya langsung meminta pelaku untuk menunjukkan lokasi dimana telepon genggam milik Varia tersebut mereka jual. “Mereka mengatakan barang elektornik hasil curian tersebut dijual di sebuah gerai telepon genggam yang berada di Garegeh, Kota Bukittinggi dan barang bukti (bb) sudah kami sita,” tuturnya.

Pelaku kejahatan, sebut Azari sudah tidak lagi melihat lokasi kejadian dan waktu mereka beraksi. “Terutama kepada kalangan perempuan, kami menghimbau ketika berkendara tidak meletakkan benda berharga semacam telepon genggam dalam kantong sepeda motor serta memegangnya. Selain membahayakan nyawa, momen tersebut juga dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk beraksi,” himbaunya. [KJA/RED]




Bagikan:
Topik: , , , , ,
Loading...