Berikut Evaluasi Kinerja Polres Bukittinggi Tahun 2016 | Redaksi Sumbar

Berikut Evaluasi Kinerja Polres Bukittinggi Tahun 2016

Berikut Evaluasi Kinerja Polres Bukittinggi Tahun 2016 Dibaca : 168 Kali
Bagikan:




Bukittinggi, RedaksiSumbar.com–Selama tahun 2016 Polres Bukittinggi melaksanakan operasi terpusat yang berjalan lancar dan kondusif berkat kerja personil Polres Bukittinggi yang cekatan. Melalui press release evaluasi kinerja Polres Bukittinggi tahun 2016

yang di gelar polres Bukittinggi, Senin (02/01) di aula memaparkan beberapa kasus.

Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana mengatakan, operasi terpusat yang dilaksanakan mencakup; ‘Operasi Tumpas Bandar’ dengan Target Operasi 2 kasus dapat diselesaikan 4 kasus, ‘Operasi Simpatik’ dilakukan 649 teguran dan 325 lembar surat tilang, ‘Operasi Patuh’ 165 teguran dan dikeluarkan 1.250 lembar surat tilang.

“Sedangkan ‘Operasi Ketupat’ dengan hasil situasi kondusif, ‘Operasi Sikat TO’, 2 kasus dan terungkap 2 kasus, ‘Operasi Jaran TO’, 2 kasus hasil pengungkapan 2 kasus, dan terakhir ‘Operasi Lilin’ berjalan dengan aman dan lancar,” jelasnya.

Ia menambahkan, data kasus yang menonjol selama 2016 tercatat, dua laporan kasus pembunuhan dengan satu kasus dapat diselesaikan, penganiayaan berat terlapor 26 kasus dan yang dapat diselesaikan 16 kasus. Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) tercatat 136 kasus dapat diselesaikan 29 kasus, pencurian dengan kekerasan (curas) dari 3 laporan kasus dapat diungkap 6 kasus, pencurian sepeda motor (curanmor) tercatat 232 kasus dan dapat diselesaikan 22 kasus.

Sementara itu laporan dari Satuan Lalu Lintas selama 2016 lalu tercatat 200 kecelakaan, yang diselesaikan 186 kasus, korban meninggal dunia 46 orang, korban luka berat 43 orang, korban luka ringan 201 orang, dengan kerugian materi Rp. 301.100.000.

“Jumlah kecelakaan itu mengalami peningkatan dari tahun 2015 lalu, dengan catatan 183 kecelakaan, jumlah kasus yang diselesaikan 149, korban meninggal dunia 37 orang, luka berat 30 orang, luka ringan 214 orang, dengan total kerugian Rp. 286.600.000,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perawat PPNI Bukittinggi Lakukan Pengabdian Masyarakat

Dari total pelanggaran lalu lintas selama tahun 2016 itu terangkum 10.386 kasus, dengan jumlah denda Rp. 557.220.000, meningkat dari tahun 2015 lalu yang hanya 10.222 pelanggaran dengan jumlah denda Rp. 472.680.000.

Untuk kasus narkoba ujar Arly Jembar Jumhana, tercatat keseluruhannya 48 kasus dan yang diselesaikan 39 kasus, dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Bukittinggi 23 kasus, dan Agam Timur 25 kasus. Jumlah tersangka yang diamankan 70 orang, 66 orang laki-laki, dan 4 lainnya perempuan. Sedangkan pada tahun 2015 lalu jumlah kasus narkoba 36 kasus dengan jumlah penyelesaian 32 kasus.

“Jumlah barang bukti kasus narkoba yang tercatat, sabu-sabu 26 kasus dengan berat total 127,57 gram, dan jumlah pelakunya 39 orang, sementara untuk ganja tercatat 22 kasus dengan berat barang bukti 24.173,54 gram, dan jumlah pelakunya 31 orang,” ujarnya. (Adek) 

Bagikan:
Tags: ,



No Responses


close