Berkedok Terapi, Kasur Tukang Pijat Plus-Plus Disita Satpol PP | Redaksi Sumbar

Berkedok Terapi, Kasur Tukang Pijat Plus-Plus Disita Satpol PP

Berkedok Terapi, Kasur Tukang Pijat Plus-Plus Disita Satpol PP Dibaca : 3497 Kali
Bagikan:




PADANG, RedaksiSumbar.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat (HUT Satpol PP-Sat Linmas) ke-67 yang jatuh pada 3 Maret 2017 mendatang, Satpol PP Kota Padang melakukan razia ke semua tempat dan kepada orang-orang yang dianggap melanggar peraturan daerah (perda) di sejumlah lokasi di kawasan Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (25/2/2017).

Kasatpol PP Kota Padang, Dian Fakhri menyebut bahwa selain dalam rangka menyambut ulang tahun instansi yang ia pimpin, kegiatan tersebut juga disebutnya merupakan pengawasan rutin yang dilakukan oleh pihaknya dalam penegakkan Perda Kota Padang.

“Hanya saja perbedaannya kali ini adalah razia kita lakukan secara maraton yang mana anggota dipecah menjadi beberapa tim. Semua bentuk pelanggaran perda akan kita tindak,” tegasnya.

Dalam razia yang digelar secara maraton tersebut, sedikitnya 79 pelajar digelandang ke Markas Komando (Mako) Satpol PP Kota Padang. Para pelajar yang diamankan tersebut diantaranya di kawasan Kampung Kalawi, Kecamatan Kuranji, Pasar Baru Kecamatan Pauh, Lubuk Buaya Kecamatan Koto Tangah dan sejumlah warung internet (warnet) dan rental playstation yang tersebar. Mereka diamankan karena kedapatan bermain game online pada saat proses belajar mengajar (PBM) dan mengenakan seragam sekolah.

Pantauan di lapangan, petugas juga menertibkan sejumlah wanita yang tidak memiliki identitas di kawasan Atom Center, Pasar Raya Padang, Jalan Hiligoo, Kecamatan Padang Selatan. Perempuan yang berjumlah tiga orang tersebut kocar-kacir melihat kedatangan petugas, beberapa diantaranya ada yang berteriak dengan mengatakan bahwa dirinya bukanlah seorang Pekerja Seks Komersial (PSK).

“Ampun pak, saya bukan PSK. Jangan dibawa saya pak,” teriak wanita tersebut kepada petugas.

Selain itu, petugas juga menyisir ke sejumlah tempat pijat yang diduga disalahgunakan untuk kegiatan negatif, seperti di sebuah tempat pijat di kawasan Belanti, Khatib Sulaiman, Kecamatan Padang Utara dan Salon Pelangi, yang berada di kawasan Ulak Karang.

Baca Juga :  Sumbar Supermarketnya Bencana, Masyarakat Diminta Waspada

Alhasil, dari panti pijat di kawasan Belanti, lima perempuan yang berprofesi sebagai terapis esek-esek diamankan serta satu orang tamu pria juga ikut digelandang petugas. Tidak puas sampai disitu, empat orang remaja yang berprofesi sebagai pengatur lalu lintas amatir alias ‘Pak Ogah’ juga ikut ditertibkan petugas beserta dua pengemis dan dua pedagang asongan di kawasan Bypass-Ketaping, Kecamatan Kuranji. [adl]

Bagikan:
Tags: ,



Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close