Bocah Asal Depok Ditemukan Terdampar di Sebuah Kano, Kini Sudah Dipertemukan dengan Keluarganya

Bocah Asal Depok Ditemukan Terdampar di Sebuah Kano, Kini Sudah Dipertemukan dengan Keluarganya
Suci beristirahat ketika ditemukan di sebuah pulau di Sungai Pisang, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (8/4/2017) pagi. IST.
Bagikan:




PADANG, RedaksiSumbar.com – Seorang anak remaja perempuan asal Depok, Jawa Barat ditemukan terdampar oleh seorang nelayan di Pulau Sinyaru, Kelurahan Teluk Kabung Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (8/4/2017) pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

Remaja perempuan yang diketahui bernama Suci Febrianti (11) ini pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan setempat, Adi Chandra (38). Ketika dirinya hendak menepi ke pulau tersebut, pria ini mendengar suara rintihan minta tolong dari sebuah perahu kecil (kano, red).

“Merasa penasaran, saya dekati dan saya temukan seorang bocah perempuan yang berada kano tersebut. Kemudian saya memanggil kedua rekan saya, Irwan Bahar (53) dan Suwarman (45) untuk membawa anak ini ke pinggir pantai Sungai Pisang,” ujar Adi.

Saat ditemukan, anak perempuan tersebut ditemukan dalam kondisi basah kuyup dan kedinginan. Warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut kemudian beramai-ramai melihat Suci karena penasaran dengan anak yang belakangan ini membuat heboh karena pengakuannya yang dibawa oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) dari Depok, Jawa Barat ke Kota Padang pada Kamis (6/4/2017) lalu.

Salah seorang mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Negeri Padang (UNP) yang sedang melakukan penelitian di Sungai Pisang, Vinolia (29) menyebut bahwa anak tersebut langsung diinapkan di rumah Adi Chandra, nelayan yang menemukan remaja perempuan yang mengaku merupakan putri dari Hendro Harianto, seorang anggota Polri yang bertugas di Polsek Limo, Kota Depok, Jawa Barat tersebut.

“Anak ini mengaku berasal dari Depok dan baru pulang liburan dari rumah teman orang tuanya di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Mereka kembali ke Padang menggunakan kapal barang. Saat dalam perjalanan ke Padang dia tertidur dan saat terbangun dia mengaku sudah berada di kapal kecil tersebut,” katanya.

Suci sendiri diketahui merupakan anak yang dititipkan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Padang karena ketidakjelasan asal usulnya tersebut. Hal tersebut dilontarkan langsung oleh Kapolsek Bungus Teluk Kabung, Kompol Hendri.

Saat dihubungi, Minggu (9/4/2017) sore, Hendri menduga anak tersebut kabur ketika berada di atas mobil karena hendak diantarkan ke Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat Jumat (7/4) siang.

“Informasi yang saya dapatkan anak ini lari ketika ditinggal oleh staf Dinsos Kota Padang yang tengah menunaikan ibadah salat zuhur. Keterangan dari Suci ini berbelit dan berputar-putar, sehingga kita mengalami kesulitan meminta penjelasan yang sahih,” ucap mantan Kasat Binmas Polres Padang Pariaman.

Sementara itu, Rusmen Peksos Kemensos RI dari Dinas Sosial Kota Padang menjelaskan bahwa selama Suci ditempatkan di Rumah Aman (sebutan untuk rumah karantina orang terlantar di Dinsos Kota Padang, red), pihaknya selalu mengawasi gerak gerik anak tersebut secara berkala dan ketat.

“Namun ketika hendak berkemas menuju Agam, kami mendapati dia telah kabur hingga akhirnya ditemukan oleh nelayan di sebuah pulau. Saat ini, kita sudah menyerahkan anak tersebut ke pihak keluarganya yang berada disana,” jelas Rusmen. [Regan Geofani]

 

Bagikan:
Tags: , , , , , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan