BPBD Pasbar Surati Gubernur Sumbar Terkait Abrasi Sungai Batang Batahan

BPBD Pasbar Surati Gubernur Sumbar Terkait Abrasi Sungai Batang Batahan
Bagikan:

PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat segera layangkan surat proposal ke Gubernur Provinsi Sumatera Barat.

Proposal ini terkait abrasi Sungai Batang Batahan yang mengancam pemukiman masyarakat di Jorong Kampung Baru, Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat.

“Iya benar, surat kita tinggal tanda tangan Bupati Pasaman Barat. Insyaallah besok, Kamis (28/9/2017) kita menghadap bupati untuk menanda tangankan proposal ini,” ungkap Kepala BPBD Pasaman Barat, Tri Waluyo, melalui Kepala Bidang (Kabid) terkaitnya, Masri Imamora, Rabu (27/9/2017) melalui telepon genggamnya.

Sebelumnya dijelaskan Masri Imamora, abrasi Sungai Batang Batahan itu memang sudah mengancam masyarakat. Namun, BPBD Pasaman Barat tidak punya kewenangan dalam penanganannya, apalagi dalam bentuk bangunan fisik.

“Kita hanya bisa mengajukan ke Provinsi dan ditembuskan ke BPBD Provinsi Sumatera Barat, DPRD Provinsi Sumatera Barat serta proposal ini rencananya akan diteruskan ke Pemerintah Pusat,” jelas Masri Imamora.

Kita berharap, Anggota DPRD Pasaman Barat, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Dapil Pasaman Barat dan khususnya Komisi yang membidangi serta Anggota DPR RI asal Pasaman Barat H, Agus Susanto, SH untuk dapat menggiring proposal ini.

“Semoga wakil rakyat kita baik itu ditingkat kabupaten, provinsi maupun pusat bersedia menggiring proposal ini sampai terealisasi dalam bentuk pembangunan pengaman tebing dan normalisasi di wilayah abrasi yang mengancam pemukiman masyarakat tersebut,” punta Masri Imamora.

Kita sangat miris melihatnya, karena salah satu sudut rumah warga itu sudah berada diatas sungai. Apabila, arus sungai naik dikhawatirkan akan menghantam rumah dan bisa ambruk.

“Kita berharap Gubernur Sumatera Barat juga ikut prihatin atas bencana yang dialami oleh warga itu. Dengan keprihatinan Gubernur semoga proposal kita direalisasikan dan harapan warga itu terkabul,” harap Masri Imamora.

Setelah dikonfirmasi Wakil Bupati Pasaman Barat, H, Yulianto, SH mengatakan segera akan melakukan koordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Kita akan minta BPBD dan juga Dinas PU untuk bersama-sama ke Provinsi berkoordinasi.

“Kita akan antarkan langsung surat itu bersama BPBD Pasbar ke Gubernur Sumbar. Agar, surat itu bisa ditanggapi dan apabila pihak Provinsi minta penjelasan kita bisa terangkan,” kata Wabup.

Secara terpisah, Anggota DPR RI Agus Susanto, saat dikonfirmasi mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat harus rajin berkoordinasi dengan pihak Provinsi Sumatera Barat dan juga Pemerintah Pusat. Agar, persoalan bencana seperti abrasi itu bisa diatasi secara maksimal.

“Apabila proposal itu sudah diantarkan ke Gubernur dan Pusat, saya akan ikut mendesak Gubernur dan BNPB Pusat agar proposal itu ditanggapi dan bisa dilakukan pembangunan pengamanan tebing dan normalisasi di lokasi abrasi yang mengancam pemukiman itu,” tegas Agus Susanto yang juga anggota Komisi VIII yang membidangan pengawasan Bencana (BNPB Pusat).

Kalau Pemkab Pasbar serius, kita pun lebih serius lagi. Untuk itu, mari kita sama-sama jemput bola kepusat. Agar, dana penanggulangan bencana bisa digelontorkan ke Pasaman Barat.

“Apabila dana ada, semua masalah bencana baik itu yang mengancam pemukiman maupun mengancam badan jalan, bisa di selesaikan,” lebih ditegaskan Agus Susanto. [Red]

Bagikan:
Tags: , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan