Dalami Kasus Peluru Nyasar, Polres Agam Minta Pemilik Badia Melapor | Redaksi Sumbar

Dalami Kasus Peluru Nyasar, Polres Agam Minta Pemilik Badia Melapor

Dalami Kasus Peluru Nyasar, Polres Agam Minta Pemilik Badia Melapor Dibaca : 128 Kali
Bagikan:




AGAM, RedaksiSumbar.com – Kepolisian Resor Agam mulai berekasi keras. Menyusul kasus peluru nyasar yang mengakibatkan jatuhnya korban pada gelaran buru babi di Jorong Bukikmalintang, Nagari Tiku Utara, Minggu (5/3/2017), Pihak Kepolisian setempat mengimbau kepada masyarakat yang memiliki atau menyimpan senjata api untuk tidak mempergunakan senjata tersebut dalam kegiatan apapun.

“Kami akan lanjutkan penyelidikan kasus itu (peluru nyasar, red). Penggunaan senjata api termasuk badia balansa oleh pemburu sangat berbahaya dan tidak berizin. Beberapa waktu lalu kami juga sudah mengimbau masyarakat yang memiliki badia balansa agar menyerahkannya,” tegas Kasat Reskrim Polres Agam, Iptu M Reza, Senin (6/3/2017).

Reza menilai penggunaan badia balansa yang serampangan bakal sangat berbahaya. Dikatakannya, masyarakat yang memiliki senjata api (senpi) agar segera melaporkan diri dan meyerahkan senjata tersebut ke kantor kepolisian terdekat. Imbaun dan peringatan disampaikan dalam upaya menjaga keamanan serta ketentraman masyarakat. Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat yang mempunyai keterampilan merakit maupun memproduksi senjata api agar menghentikan kegiatan mereka.

“Polres Agam sudah menyampaikan surat ederan resmi agar para pemilik senpi untuk melaporkan kepemilikan serta menyerahkan senpi mereka. Sampai saat ini polisi sudah mengamankan ratusan Balansa,” aku Reza.

“Dalam surat yang kita sampaikan dijelaskan kepada semua lapisan masyarakat agar tidak mempergunakan sejata api dan sejenisnya untuk kegiatan berburu, kemudian menyerahkannya kepada polisi, serta mereka yang memiliki keterampilan merakit untuk menghentikan aktivitas,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya berjanji melanjutkan penyelidikan terhadap kasus tertembaknya Wali Jorong Bukik Malintang, Nagari Tiku Utara, Yusman (50) dalam kegiatan berburu babi yang digelar oleh Persatuan Olah Raga Buru Babi Indonesia (PORBBI) Agam di bukik Lintang Durian Dadiah, Kecamatan Tanjungmutiara, Minggu kemarin (5/3/2017).

Baca Juga :  Tak Menyangka Ayah Bandar Narkoba, Anak Ini Menangis Saat Ayah Diborgol Petugas

“Polisi masih melakukan penyelidikan sekaitan adanya korban tertembak dalam kegiatan berburu babi di Tiku kemarin. Kami belum bisa mengetahui siapa pelakunya karena rata-rata pemburu sama-sama memegang senjata,” pungkas Reza. [Loni Hendri]

Bagikan:
Tags: ,



No Responses


close