Danrem 032/Wirabraja : Prioritas Kami Adalah Sumbar Kondusif dan Aman

Danrem 032/Wirabraja : Prioritas Kami Adalah Sumbar Kondusif dan Aman
Danrem 032/Wirabraja memberikan bingkisan kepada sejumlah anak yatim dalam syukuran dan silaturrahmi dengan awak media. (IST)

PADANG, RedaksiSumbar.com – Komandan Komando Resor Militer (Danrem) Brigjen TNI Mirza Agus akan menerapkan prinsip ADEM dalam memimpin Korem 032/Wirabraja. Prinsip itu telah dilakukannya di tempat dia bertugas sebelumnya, yakni di Korem 061/SK Bogor.

Huruf A dianalogikannya dengan aman, D dengan disiplin, E dengan enjoy dan M diterjemahkan dengan menarik. Hal itu diungkapkan Danrem saat silahturami dengan awak media dan syukuran menempati rumah barunya di Jalan Sudirman, Padang, Kamis (12/1) malam.

Rasa aman menurutnya harusnya diciptakan. Apalagi dalam waktu dekat, Indonesia akan menghadapi tahun politik. Malah 2018 ini, ada juga pelaksanaan Pilkada serentak. Khusus di Sumbar, ada empat daerah yang melaksanakan, yakni Padang, Padang Panjang, Sawahlunto, dan Kota Pariaman. “Kita tidak mau ada yang anarkis. Tentara dan polisi atau polisi dan tentara tidak boleh berkelahi, tapi bagaimana bersama bisa menciptakan rasa aman itu,” tegasnya.

Di Bogor, tempat dia bertugas sebelum ke Sumatera Barat, berbagai hal menyangkut upaya mewujudkan rasa aman itu telah sukses dilakukannya. Dia tidak memperkenankan anggotanya nongkrong atau duduk-duduk di pinggir jalan. Para tentara menurutnya harus bekerja profesional. Jika sedang piket, maka laksanakan dengan sebaik-baiknya. Tidak itu saja, bersama pihak kepolisian dan Satpol PP, dia dan jajarannya turut andil memperlancar lalu lintas. “Di daerah, Dandim harus selalu komunikasi dengan semua elemen. Aparat tidak boleh main sembarangan, semua sudah ada aturannya,” tegasnya.

Disiplin menurutnya wajib dimiliki prajurit TNI. Kedisiplinan tentaralah yang menjadi inspirasinya untuk menjadi tentara. Dari itu, dia tidak ingin ada yang tidak disiplin. “Jadi tentara, dimanapun harus disiplin. Jika tidak disiplin, silahkan pergi. Nanti akan diproses sesuai aturan,” tegasnya.

Kemudian menyangkut E atau enjoy, dia menekankan dirinya menikmati setiap tugas yang dibebankan kepadanya, termasuk menikmati dimana pun dia ditempatkan. Sebagai orang yang pernah berdinas di Sumatera Barat, dia tahu betul bertugas di daerah ini termasuk dalam kategori “enak sekali”. “Tapi saya tidak mau enaknya saja. Saya sudah siapkan motor untuk ke pelosok, karena kita menyadari di Sumatera Barat belum semua jalannya bagus,” paparnya.

Terakhir M adalah menarik. Sumatera Barat menurutnya daerah yang menarik. Tidak saja alamnya, tapi juga budayanya. Dia berjanji akan ikut mempromosikan daerah ini, meski dia juga menyadari beberapa kekurangan Ranah Minang, diantaranya soal akses jalan ke objek wisata. Mirza Agus mencontohkan, Kabupaten Solok Selatan dengan wisata Saribu Rumah Gadang (SRG)nya. Ke sana, akses jalan masih sangat terbatas dan daerah itu cukup jauh dari pusat Kota Padang. Namun demikian, menginap di SRG adalah sensasi yang diyakini tidak didapatkan jika berwisata ke daerah lain.

Silaturahmi 

Sementara itu, silaturahmi dengan awak media berlangsung penuh keakraban. Selain para peliput yang sering meliput di Korem 032/Wirabraja, juga hadir para pemimpin redaksi dari berbagai media di Sumbar.

Danrem meminta maaf baru sempat menggelar kegiatan itu, karena sejak menjabat Danrem 032/Wirabraja pada November lalu, dia masih merangkap jabatan Danrem 061/SK Bogor. “Tapi sekarang sudah ada pengganti saya di sana, yakni putra Bukittinggi, Bapak Muhammad Hasan,” terangnya.

Sebelum bertatap muka dengan awak media, Danrem juga menggelar syukuran dengan menghadirkan 82 anak yatim, piatu, dan yatim piatu yang terdiri dari 40 anak yatim piatu dari PGAI dan anak-anak asraman TNI-AD Segarnizun Padang. Ini sudah menjadi tradisi setiap pejabat Komandan Korem 032/WBR yang baru akan menempati rumah dinas jabatannya selalu diadakan syukuran yang dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim yang diundang.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Kasrem 032/Wirabraja, Kol. Arh. Sonny Septiono, Dandim 0312/Padang, Letkol Kav Eryzal Satria, Danyonif 133/Yudha Sakti, Letkol. Inf. Dwi Putranto, S.A.P., para Kabalak Aju, para komandan satuan, para Kasi di lingkungan Korem 032/WBR, sejumlah perwakilan bintara, tamtama, ASN, dan ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 032 PD I/Bukit Barisan. [Red]



Topik: , , ,
Loading...

Subscribe