Detik-Detik Tahun Baru, Rencana Pelepasan 1.000 Lampion di Gunung Marapi Dilarang Polisi | Redaksi Sumbar

Detik-Detik Tahun Baru, Rencana Pelepasan 1.000 Lampion di Gunung Marapi Dilarang Polisi

Detik-Detik Tahun Baru, Rencana Pelepasan 1.000 Lampion di Gunung Marapi Dilarang Polisi
Bagikan:




Sumbar, RedaksiSumbar.com–Kepolisian Wilayah Sumatra Barat melarang masyarakat atau pecinta alam untuk merayakan pelepasan 1.000 lampion pergantian tahun di Gunung Api Marapi yang terletak di Kabupaten Agam, Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar tersebut. Orang nomor satu dikepolisian Sumbar ini mengimbau perayaan lebih baik dilakukan di masjid atau rumah masing-masing saja.

Brigjendpol. Basarudin menyebutkan, selain kondisi lokasi yang tidak aman untuk beraktivitas, bekas lampion ini juga akan menyebabkan kawasan Gunung Api Marapi menjadi kotor, atau mungkin saja menimbulkan bahaya kebakaran. Ditambah lagi resiko lain yang membahayakan karena jumlah pendaki yang sangat banyak

“Kita melarang keras masyarakat merayakan pelepasan 1.000 lampion untuk malam pergantian tahun di puncak Gunung Marapi,” katanya, Sabtu 31 Desember 2016.

Kapolda menjelaskan, memang, pihak panitia sudah melaporkan kegiatan pelepasan 1.000 lampion ke Polres Padang Panjang dan Bukittinggi, namun pihak kepolisian setempat tidak memberi izin.

“Mereka meminta izin ke Polres setempat, namun Kapolres tidak mengizinkan kegiatan tersebut,” terang Basarudin

“Pintu masuk ke Gunung Marapi di Koto Baru sudah dijaga ketat oleh pihak Kepolisian. Jika ada yang mencoba masuk atau menerobos akan ditindak tegas,” tambahnya.

Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) juga telah mengimbau kepada para pendaki Gungung Marapi untuk menjauh hingga radius 3 km dari puncak kawah, karena hingga saat ini Gunung Marapi masih berstatus Waspada atau Level II.

Berdasarkan data Pos PGA Marapi Sumbar, semenjak tanggal 1 hingga 29 Desember 2016, Gunung Api Marapi Sumatera Barat yang terletak 2.891 mdpl tersebut telah mengalami beberapa kali aktivitas vulkanik, diantaranya, 1 kali letusan pada 9 Desember 2016, 9 kali hembusan, gempa tremor nihil, 5 gempa vulkanik dangkal (VB), 3 gempa vulkanik dalam (VA), 27 kali gempa tektonik jauh (TC), 10 gempa tektonik lokal (TL), serta nihil gempa tornillo. (Red/hm)

Baca Juga :  Foto-Foto Penangkapan dan Barang Bukti Terduga Teroris di Payakumbuh oleh Densus 88

 




Bagikan:
Tags: , ,



Berlangganan

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan

banner 750x100


close