Di Tanah Datar, Partai si ‘Raja Dangdut’ Gagal Total

Di Tanah Datar, Partai si ‘Raja Dangdut’ Gagal Total
Pengumuman hasil verifikasi partai politik (parpol) di KPUD Tanah Datar. (Riadi)
Bagikan:

TANAH DATAR, RedaksiSumbar.com – Ketua KPU Tanah Datar, Arwin mengatakan KPU Tanah Datar telah melakukan penerimaan kengkapan berkas dokumen peryaratan partai politik (parpol) calon peserta pemilu 2019.

Adapun dokumen  yang diserahkan oleh parpol ke KPUD Tanah Datar adalah salinan dokumen F2 parpol, fotocopy Kartu Tanda Anggota serta fotocopy Kartu Tanda Penduduk Elektrik (KTPE).

“KPU Tanah Datar telah mencocokan jumlah keanggotaan yang ada di F2 sipol dengan KTA dan KTPE. Setelah ini baru kita lanjutkan dengan penelitian administrasi,” ucapnya, Sabtu (21/10/2017).

Sebanyak 15 parpol sebutnya, sudah  melengkapi dokumen dan sejumlah persyaratannya. Sementara empat parpol lainnya dinyatakan tidak lengkap persyaratannya.

Baca : Partai Idaman Tidak Lolos Administrasi, Rhoma Irama Gugat KPU ke Bawaslu dan PTUN

Kelima belas Parpol tersebut yaitu Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Berkarya, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Demokrat, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Garuda, Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang dapat melengkapi persyaratan pada menit-menit akhir verifikasi.

“Sementara empat Parpol yang tidak tidak melengkapi yaitu Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo) dimana data Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) yang harus dilengkapi sebanyak 371 buah, sementara KTA dan KTPE hanya 188, Partai Republik data sipolnya 368 sementara KTA dan KTPE terkumpul sebanyak 265.

Mengikut setelahnya, Partai Indonesia Kerja (Pika) dari target sipol 386 hanya bisa mengumpulkan salinan KTPE dan KTA sebanyak 178 buah. Sementara itu, Partai Indonesia Damai dan Aman (Idaman) hanya menyerahkan 52 buah KTPE tanpa data sipol dan KTA. Dengan demikian, partai nan dipimpin oleh si ‘Raja Dangdut’, Rhoma Irama tidak bisa menjadi peserta pesta demokrasi yang akan dihelat pada tahun 2019 mendatang di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

“Tahapan penyelenggaraan Pemilu 2019 sudah memasuki tahapan penelitian administrasi oleh KPU RI dan KPUD Provinsi dan Kabupaten/Kota yang dimulai dari tanggal 17 Oktober 2017 hingga 15 November 2017. Penyampaian hasil penelitian administrasi kepada masing-masing parpol akan diumumkan pada tanggal 16 dan 17 November 2017 mendatang.

Parpol akan diberikan waktu untuk memperbaiki administrasi pada tanggal 18 November 2017 hingga 1 Desember 2017. “Tahapan berikutnya KPU kembali melakukan penelitian hasil perbaikan selama 10 hari yang dimulai tanggal 2-12 Desember 2017,” pungkas Arwin. [REY]

Bagikan:
Tags: , , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan