Dian Fakri: Saya Tak Tahu Tim Interview Memajang Putusan Personil Bermasalah Diumumkan Dimading | Redaksi Sumbar

Dian Fakri: Saya Tak Tahu Tim Interview Memajang Putusan Personil Bermasalah Diumumkan Dimading

Dian Fakri: Saya Tak Tahu Tim Interview Memajang Putusan Personil Bermasalah Diumumkan Dimading
foto : Kepala Satpolpp kota padang Dian Fakri
Dibaca : 746 Kali
Bagikan:




Padang, RedaksiSumbar.com–Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang, Dian Fakri mengklarifikasi soal pemberitaan RedaksiSumbar.com yang memposting bahwasanya 3 personil Satpol PP Kota Padang tak dapat melanjutkan kontrak kerja sama mereka karena terlibat LGBT dan Narkoba.

Menurut Mantan Kepala Dinas Pariwisata Padang tersebut ia tidak mengetahui bahwa keputusan itu telah di umumkan di mading Satpol PP pada Kamis malam (12/1/17) oleh tim interview.

“Saya tak menyangka hasil berita acara tim interview seperti itu, dan itu langsung di tempel di mading. Seharusnya di koreksi dulu, nanti saya koreksi dan saya siap dikoreksi, saya mengakui saya kurang kendali dalam yang satu ini, ” ucap Dian Fakri.

Saat ditanya ada tanda tangan kepala Satpol PP di lembaran pengumuman tersebut, Dian Fakri tak bisa menjawab dan ingin melihat foto yang dilampirkan di mading Satpol PP yang telah raib pada Jumat sore (13/01/17) di hand phone milik wartawan.

Sebelumnya para personil Satpol PP telah diperiksa satu persatu track recornya, sehingga Tim Interview menemukan ada yang meminta atau backing dan tidak loyal dalam pekerjaan, sehingga ditemukanlah 45 orang tersebut yang tidak dipilih lagi atau tidak dilanjutkan kontrak kerjanya, pungkasnya.

Menerima laporan dari tim interview tersebut, Dian fakri langsung melarang tim interview yang tergabung dari Kabid SDA, Kabid Linmas, Kabid Tibum dan Tranmas, Kasi opsdal, Kasi Kerja Sama, Danki A, Danki B, Danki D agar tidak mengeluarkan kebijakan tidak memilih kembali personil tersebut, Namun Dian Fakri memberikan saran agar tim interview memberikan tenggang waktu selama 3 bulan agar 45 personil tersebut merubah diri sikap dan perilaku dalam bertugas.

Baca Juga :  Pagar Makan Tanaman, Pencuri Ini Lakukan Aksi di Rumah Teman

“Jangan, nanti orang salah pengertian, nanti semua orang akan menelfon saya dan berkata, gila juga kasat yang baru ini, dia datang, kemenakan saya diberhentikan. Untuk LGBT juga ada saksinya dan tim interview telah melakukan penyelidikan, saya juga meminta surat dari Mapolda untuk membuktikan kalau dia tidak terlibat narkoba, ” tambahnya.

Sementara itu, Dian Fakri juga menyayangkan tindakan Tim Interview, karena seharusnya tidak perlu menjelaskan dan menulis serta memasang pengumuman tersebut ke ranah publik, karena dampaknya akan sangat besar bagi sosial korban.

Hingga kini, nasib 3 orang personil Satpol PP yang tidak bisa melanjutkan kontrak kerjasamanya tersebut kini masih terkatung-katung.

Tudingan personil yang terlibat kasus LGBT yang telah terlanjur di pajang di mading serta di ketahui orang banyak tersebut seharusnya di tindak oleh pihak inspektorat karna tim interview secara terang-terangan telah melanggar kode etik ASN.

[Tim Redaksi]

Bagikan:
Tags: , , , ,



No Responses


close