Diguyur Hujan, Jalan Sehat Menyambut Hari Disabilitas Internasional 2017 Berjalan Lancar

Diguyur Hujan, Jalan Sehat Menyambut Hari Disabilitas Internasional 2017 Berjalan Lancar
Diguyur Hujan, Jalan Sehat Sambut Hari Disabilitas Internasional di RRI Bukittinggi Tetap Meriah. [IST]
Bagikan:




BUKITTINGGI, RedaksiSumbar.com – Walaupun diguyur hujan dengan intensitas sedang, jalan sehat dalam rangka menyambut Hari Disabilitas Internasional 2017 yang diselenggarakan RRI Bukittinggi, Minggu (3/12/2017), tetap berjalan meriah.

Curah hujan yang terjadi di Kota Bukittinggi dalam tempo dua minggu terakhir sangat dirasakan masyarakat, namun demikian itu bukan jadi pemicu bagi ratusan kaum Difabel atau anak berkebutuhan khusus, yang terlihat sangat antusias, menyambut acara yang sudah menjadi agenda rutin tahunan LPP RRI se Indonesia ini.

Gerak jalan sehat ini diselenggarakan RRI Bukittinggi, bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bukittinggi, dan sekolah se Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Agam bagian timur, yang telah ditunjuk menjadi penyelenggara pendidikan inklusi atau sekolah yang mengajak masuk dan mengikutsertakan semua orang,dengan berbagai perbedaan latar belakang, karakteristik, kemampuan, status, kondisi, etnik, budaya dan lainnya.

Rute jalan sehat ini mengambil jalur melingkar, mulai dari halaman Kantor RRI Bukittinggi, melintasi Jalan Prof. M.Yamin, Jalan By Pass Aur Kuning, Jalan Diponegoro, dan Kembali Melewati Jalan Prof. M. Yamin Menuju titik finish di halaman Kantor RRI Bukittinggi.

Peserta yang mengikuti gerak jalan sehat ini sekitar 350 orang, yang merupakan murid-murid difabel, dari Sekolah Luar Biasa (SLB), dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), yang Didampingi para Guru, serta Angkasawan/angkasawati RRI Bukittinggi.

Wali Kota Bukittinggi melalui Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Erwin Umar mengatakan, sebagai kota inklusi, Pemerintah Kota Bukittinggi sangat memperhatikan tumbuh kembang anak penyandang disabilitas, dengan tujuan agar mereka dapat melanjutkan sekolah sesuai haknya sebagai warga negara.

“Di Kota Bukittinggi ada beberapa sekolah yang telah ditunjuk menjadi penyelenggara pendidikan khusus bagi anak disabilitas. Di sekolah itu mereka mendapatkan pendidikan layaknya anak normal, dan tentu hal ini tidak terlepas dari pengawasan Guru di sekolah,” jelasnya.

Erwin Umar menambahkan, anak disabilitas memiliki bakat seperti anak biasanya, namun butuh penanganan khusus, sehingga nantinya mereka dapat berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki, dan untuk mendukung hal itu Pemko Bukittinggi juga terus berupaya menyediakan fasilitas bermain bagi anak-anak difabel itu.

“Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait baik itu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Sosial memiliki peran yang penting dalam hal menyelamatkan pendidikan anak penyandang difabel, dan diharapkan program yang dijalankan Pemko Bukittinggi ini berjalan maksimal, sehingga para penyandang difabel itu produktif dengan capaian hasil yang diperolehnya di jenjang pendidikan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi Melfi Abra sangat mengapresiasi kegiatan gerak jalan sehat bagi penyandang difabel yang diselenggarakan RRI Bukittinggi ini, dan kegiatan ini sangat menunjang peran Bukittinggi sebagai kota inklusi sejak 2014 lalu.

“Kedepannya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menargetkan akan melengkapi fasilitas umum yang ramah bagi para penyandang disabilitas, sehingga mereka dapat mengembangkan imajinasi dan pola pikir untuk dapat berkembang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki,” ulasnya.

Menurut Melfi Abra, saat ini di Kota Bukittinggi, ada sebanyak 21 sekolah yang telah menjalankan proram untuk pengembangan potensi anak-anak penyandang difabel, yang terntunya ditunjang dengan fasilitasi sarana dan prasarana pendidikan pendukung.

Sementara itu, Kepala Stasiun RRI Bukittinggi Edyi Ivan mengaku sangat bangga melihat antusiasme masyarakat untuk mengikuti acara gerak jalan sehat bagi penyandang disabilitas ini, sehingga anak anak ini dapat berkumpul, dan bersuka cita menikmati rangakaian acara yang disusun panitia pelaksana pada hari ini.

“Hendaknya kedepan, Pemerintah Kota Bukittingg dapat meningkatkan aksi nyata dalam melengkapi fasilitas pendidikan sebagai kota inklusi, dan RRI Bukittinggi siap mendukung program yang dijalankan pemrerintah kota sebagai media partne,” terangnya.

Edyi Ivan menambahkan, kedepan kegiatan memperingati Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap tanggal 3 Desember ini, akan terus diadakan di setiap tahunya, dengan memberikan bebagai acara hiburan bagi anak penyandang difabel.

“Anak difabel bukan tidak dapat berkembang, lihat saja pertunjukan yang mereka tampilkan mulai dari bernyanyi, menggunakan alat musik, serta kemampuan lain, tidak kalah dengan anak normal biasa,” ulasnya. [RNE]

Bagikan:
Tags: , , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.