Dinyatakan Hilang, Pria 30 Tahun Ditemukan di Kuburan

Dinyatakan Hilang, Pria 30 Tahun Ditemukan di Kuburan
Lokasi penemuan jasad Rinto yang sempat dinyatakan hilang 10 hari. (IST)
Bagikan:

AGAM, RedaksiSumbar.com – Penemuan jasad manusia setengah tulang berjenis kelamin laki-laki di pandam pakuburan Suku Sikumbang di Jorong Ladang Laweh, Nagari Ladang Laweh, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (29/10/2017) pagi sekitar pukul 08.00 WIB, genparkan warga setempat.

Bagaimana tidak kondisi jasad manusia yang setengah utuh, dan berada di atas salah satu kuburan ini tidak pernah diduga sebelumnya, sehingga menimbulkan kekhawatiran warga. Belakangan diketahui, mayat tersebut diketahui bernama Rinto (30) warga Pariaman, Sumatera Barat.

Alfian (42), salah seorang warga sekitar penemuan mayat tersebut awalnya ditemukan warga lainnya Am, ketika hendak membersihkan kuburan keluarganya,tepat di lokasi dimana mayat Rinto ditemukan.

“Melihat jasad itu kata Alfian, Am langsung memberi tahu warga sekitar dan melaporkan kepada tokoh masyarakat, pemerintah nagari serta pihak kepolisian melalui Bhabinkantibmas Nagari Ladang Laweh Miftahul Husni, sehingga masyarakat bersama pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk mengecek Tempat Kejadian Perkara (TKP),” katanya.

Sementara itu Kaur Identifikasi Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bukittinggi Bripka Arlen Anderson mengatakan, bahwa kondisi jenazah ketika ditemukan sudah setengah tulang.

“Diperkirakan sudah satu minggu lebih meninggal, saat dilihat sekitar tubuhnya sudah menghitam, tidak lagi berbau seperti temuan mayat biasanya, hal itu dikarenakan perubahan suhu, iklim, serta lokasi sekitar yang lembab, ditambah musim panas, dan setelah di evakuasi, langsung dibawa ke bagian Instalasi Forensik dan Medikolegal Rumah Sakit Ahmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi,” jelasnya.

Menurut Arlen, berdasarkan pemeriksaan dilokasi, kuat dugaan korban yang meninggal ini akibat menghirup lem.

“Karena disamping jenazahnya ditemukan lem jenis banteng, termasuk juga dugaan mengkonsumsi obat-obatan jenis dextro atau obat batuk berbentuk pil secara berlebihan, yang dapat menimbulkan efek tidur, mabuk, dan merusak fisik maupun psikis,” ungkapnya. [KJA/Red]

Bagikan:
Tags: , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan