Dua Pelajar Ikuti UNBK Dengan Kawalan Polisi

Dua Pelajar Ikuti UNBK Dengan Kawalan Polisi
Ilustrasi. (Istimewa)
Bagikan:




BUKITTINGGI, RedaksiSumbar.com – I dan B, dua peserta didik dari SMA Swasta Pembangunan Kota Bukittinggi, Sumatera Barat terpaksa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dengan kawalat aparat kepolisian.

“Kedua siswa tersebut terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis ganja sekitar bulan Februari 2018 lalu, dan saat ini sedang mengikuti proses hukum oleh Polres Bukittinggi, namun karena masih berstatus pelajar, maka mereka masih berhak ikut UNBK di sekolah lantaran di Polres tidak ada perangkat komputer khusus untuk itu,” kata Kepala Sekolah SMA Swasta Pembangunan Bukittinggi Edy Mulyono, Selasa, 10 April 2018.

Dirinya tak menampik bahwa ada sejumlah siswa lainnya yang terlibat kasus penyalahgunaan narkotika, bahkan tujuh orang diantaranya telah dikeluarkan pihak sekolah sebelum berlangsungnya UNBK.

“Karena dilihat dari sikap dan perilaku kesehariannya terlihat berbeda dari siswa lainnya, sehingga saat mendengar kabar penangkapan, pihak sekolah menyerahkan kasus mereka sepenuhnya pada polisi,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba Polres Bukittinggi AKP Efriandi Aziz menyebut bahwa keduanya ditangkap saat sedang asyik menghisap ganja di lokasi Kuburan Cina Bukit Ambacang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

“Bagaimanapun mereka memiliki hak untuk menamatkan pendidikannya menjelang berkas perkara kedua siswa tersangka penyalahgunaan narkotika ini dilimpahkan ke pengadilan,” ujarnya. [RUD]




Bagikan:
Topik: , ,
Loading...