Edarkan Ganja, Polisi Tembak Polisi di Kota Solok

Edarkan Ganja, Polisi Tembak Polisi di Kota Solok
Kapolres Solok Kota, AKBP Dony Setiawan menggeledah langsung mobil yang dikendarai Rozi usai diduga membawa narkoba jenis ganja kering dari Aceh ke Kota Solok, Sumatera Barat, Rabu (27/12/2017) malam. (IST)
Bagikan:




SOLOK, RedaksiSumbar.com – Seorang mantan oknum polisi yang bertugas di Polres Langsa, Daerah Istimewa (DI) Aceh harus mendapatkan tembakan di kakinya karena berusaha kabur ketika diamankan oleh petugas kepolisian dari Polres Solok Kota pada Rabu (27/12/2017) malam sekitar 20.00 WIB.

Oknum yang kesehariannya bertugas sebagai petugas di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Langsa tersebut diketahui bernama Bripka Fachrur Rozi (32), warga jalan Rel Kereta Api Dusun B Dusun Batupat Timur, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Dirinya terlibat dalam penyalahgunaan barang haram narkotika jenis ganja kering sebanyak 90 kilogram dalam paket besar.

Kapolres Solok Kota, AKBP Dony Setiawan kepada sejumlah awak media, Kamis (28/12/2017) menyebut bahwa pihaknya mendapatkan laporan bahwa seorang bandar narkoba jenis ganja asal NAD akan membawa narkoba jenis ganja dari Kota Banda Aceh ke Kota Solok, Sumatera Barat dengan mengendarai satu unit mobil jenis Toyota Rush warna silver dengan nomor polisi (nopol) BA 1635 RN.

“Mengetahui hal tersebut, kami langsung membagi kelompok penyelidikan menjadi tiga tim yang terdiri dari tim analisa dan pemantauan lapangan, tim tindak satu dan dua. Dimana penyelidikan sudah kami lakukan selama dua hari sebelum kasus ini kami ungkap,” ucap Kapolres.

Lanjut Dony, hasil pengintaian pergerakan pelaku selama beberapa hari belakangan didapati bahwa pelaku sudah memasuki wilayah Sumbar pada Selasa (26/12/2017) sekitar pukul 05.00 WIB melewati Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Padang Pariaman dan sesampainya di Kota Padang, pelaku sempat mengantar ganja di tiga lokasi, Ulak Karang, Lubuk Begalung, dan Kuranji.

“Keberadaan pelaku kembali diketahui selang sehari di kawasan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat dengan menggunakan kendaraan yang sama. Kami langsung berangkat ke lokasi penghadangan di wilayah Singkarak,” imbuhnya.

Sejumlah barang bukti (bb) yang berhasil diamankan oleh tim kepolisian dari Polres Solok Kota (IST)

Di Tempat Kejadian Perkara 1, tepatnya di Biteh Nagari Kacang, Kecamatan Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, tim satu yang langsung dipimpin oleh Kapolres Solok Kota sempat melakukan penghadangan namun pelaku yang merupakan oknum polisi tersebut nekad menerobos barikade polisi dan menabrak mobil personel Polres Solok Kota. Dony bahkan sempat melepaskan tembakan ban mobil sebelah kiri dan kempes. Namun Rozi tetap nekad mengemudikan mobilnya, bahkan dirinya sempat melempar barang bukti (bb) 20 paket besar ganja untuk memecah konsentrasi petugas.

“Sesampainya di depan Polsek X Koto Singkarak, tidak jauh dari lokasi Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2017 Dermaga Danau Singkarak, jajaran saya  sempat melakukan penghadangan kepada mobil pelaku dengan membentuk barikade truk pengendalian masyarakat (dalmas) ke tengah jalan, lagi-lagi pelaku berhasil kabur dan menyisip menerobos sisi jalan sebelah kanan yang membuat bagian dinding mobil pelaku ringsek,” tuturnya.

Kondisi mobil yang dikendarai oknum polisi yang ringsek dan rusak karena mendapatkan tembakan dari berbagai sisi. (IST)

Sementara itu, Wakapolres Solok Kota, Kompol Sumintak yang berada di ujung jalan dekat Pos Pengamanan menembak mobil pelaku dan menyasar radiator mobil. Namun pelaku tetap bisa melarikan diri dengan kendaraannya ke Jorong Lembang Nagari Singkarak, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumbar.

“Di TKP yang kedua tersebut, disanalah kami berhasil mengamankan tersangka. Saat hendak ditangkap, pelaku masih berusaha melawan dengan cara melarikan diri ke sawah dan kami melumpuhkan pelaku dengan cara menembak kakinya. Hasil penggeledahan dalam mobil, kami dapati ganja sebanyak 70 paket besar,” tambah Sumintak.

Selain mengamankan 90 kilogram ganja kering siap edar dan satu unit mobil jenis Toyota Rush yang dikemudikan pelaku, polisi juga menemukan satu paket kecil sabu-sabu sebanyak satu gram, satu alat hisap sabu (bong), dua buah buku tabungan Bank BRI dan BNI, dan dua unit telepon genggam jenis Samsung milik pelaku. [Red]




Bagikan:
Topik: , , ,
Loading...