Edarkan Jamu Ilegal, Empat Orang Diringkus

Edarkan Jamu Ilegal, Empat Orang Diringkus
Bagikan:




PADANG, RedaksiSumbar.com – Empat orang yang diduga mengedarkan jamu ilegal dan berbahaya di Sumbar diamankan oleh Polda Sumbar pada 13 Februari 2018 lalu.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar, Kombes Kumbul Kuswidjanto Sudjadi saat gelar kasus dengan sejumlah awak media di lantai 1 Mapolda Sumbar, jalan Jenderal Sudirman nomor 55, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat mengatakan, pihaknya mengamankan sebanyak enam orang dalam kasus peredaran jamu ilegal.

Enam pelaku yang diamankan bernama Katirin, 59, warga Banyuwangi, Jawa Timur, Nur Hadi, 55, asal Bandar Sribhawono, Kabupaten Sukadana, Lampung, Ponirin, 50, asal Tulang Bawang, Lampung, dan Irwansyah alias Ujang, 43, asal Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman. Sementara dua orang berstatus sebagai saksi bernama Adrianto dan Jayadinur alias Buyuang yang merupakan sopir dalam mengantarkan jamu tersebut.

“Penangkapan pelaku setelah kami intai selama satu minggu. Para tersangka diamankan di Muaro Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar pada 13 Februari 2018 sekitar pukul 14.00 WIB dan dua jam berselang di Dusun III Jorong Pasir Baru, Kenagarian Pilubang, Kabupaten Padang Pariaman,” papar Kumbul.

Lanjutnya, jamu tersebut diedarkan di kawasan Pesisir Selatan dan Pasaman. Saat penangkapan, petugas mendapati 200 kardus jamu tanpa izin.

“Barang bukti (BB) kami dapatkan pada dua unit mobil Grand Max dengan nomor polisi (Nopol) A 1475 HL dan BA 1996 WD. Ketika dilakukan penggerebekan ke gudang, kami temukan lagi sekitat 298 kardus jamu ilegal tersebut,” terangnya.

Total semua botol yang disita petugas berjumlah 494 kardus dengan rincian 24.700 botol.

“Mereka beroperasi selama dua bulan dengan keuntungan mencapai Rp10 juta per bulannya,” papar Kumbul. [Red]




Bagikan:
Topik: , ,
Loading...