Enam Ribu Lembar Surat Tilang Dilayangkan Polres Tanah Datar

Enam Ribu Lembar Surat Tilang Dilayangkan Polres Tanah Datar
Salah satu poster pemberitahuan Polres Tanah Datar untuk tertib berlalu lintas. (IST)
Bagikan:




TANAH DATAR, RedaksiSumbar.com – Sepanjang tahun 2017, Kepolisian Resor (Polres) Tanah Datar, Sumatera Barat melayangkan enam ribu surat bukti pelanggaran (tilang). Selain itu, korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) pada tahun ini juga meningkat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Tanah Datar, AKBP Bayuaji Yudha Prajas, kepada sejumlah awak media, Sabtu (30/12/2017). Disampaikan Bayu, pada tahun 2017 ini sebanyak 25 orang meninggal dunia dalam kejadian laka lantas.

“Dari 88 jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi sepanjang tahun 2017 di wilayah hukum Tanah Datar, selain 25 orang meninggal dunia, 10 orang korban luka berat dan 146 orang luka ringan, dengan kerugian materil akibat kejadian terssebut mencapai Rp120.500.000,” papar Bayuaji.

Sementara untuk pelanggaran lalu lintas, sebut Kapolres, pihaknya telah melayangkan sebanyak enam ribu surat tilang dengan jumlah denda yang didapat Rp362.367.000.

“Untuk pelanggaran tahun ini turun mengeluarkan surat tilang sekitar 95 lembar dan denda juga turun sebesar Rp9.481.000, ini menandakan masyarakat kita sudah mulai sadar dan tertib akan hukum berlalu lintas,” tambahnya.

Senada dengan Kapolres Tanah Datar, Humas Pengadilan Negeri (PN) Tanah Datar Hasnil Fuad. Hasnil menyebutkan jumlah perkara pelanggaran lalu lintas menurun apalagi sejak diberlakukan sistem tilang berbasis elektronik (e-tilang).

“Setiap tahun tidak ada perkara tilang yang tidak selesai karena putusannya cepat, apalagi sejak diberlakukannya sistem e-tilang. Dimulai sejak kepolisian melimpahkan ke pengadilan, dalam tenggat waktu dua hingga tiga hari hasilnya sudah dapat diketahui oleh masyarakat lewat laman pengadilan dan pemberitahuan yang kita tempelkan di papan informasi,” ungkapnya.

Selama tahun 2017 ini, Hasnil mengatakan terdapat enam ribu perkara tilang yang diproses PN Tanah Datar. Ia menyebut jumlah tersebut masih terbilang tinggi, untuk itu ia meminta agar pihak kepolisan dapat lebih sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Mungkin dengan adanya mobil penyuluhan dari polres, pelanggaran lalu lintas bisa ditekan dan kerja polisi juga lebih ringan,” tandasnya. [REY]




Bagikan:
Topik: , ,
Loading...