Festival Multi Etnis di Bukittinggi Dihadiri Peserta Dari India dan Jepang

Festival Multi Etnis di Bukittinggi Dihadiri Peserta Dari India dan Jepang
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Bukittinggi, Erwin Umar.
Bagikan:

BUKITTINGI, RedaksiSumbar.com – Festival Multi Etnis yang digagas oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Bukittinggi pada Jumat (13/10/2017) tidak hanya dimeriahkan oleh peserta dari dalam negeri, melainkan juga akan diikuti oleh peserta dari India dan Jepang.

Hal tersebut disampaikan oleh Kadisparpora Kota Bukittinggi, Erwin Umar kepada RedaksiSumbar.com di ruang kerjanya, Kamis (12/10/2017) siang. “Kegiatan festival multi etnis ini dilaksanakan pada 13-15 Oktober 2017 mendatang, dengan pusat kegiatan di pelataran taman Jam Gadang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Kegiatan yang digelar tiga malam berturut-turut ini menampilkan perpaduan penampilan kesenian dari berbagai daerah di Indonesia dan peserta dari luar negeri,” katanya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, agenda festival multi etnis tersebut sudah masuk dalam kalender iven Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, yang akan menampilkan kolaborasi penampilan kesenian tingkat internasional, dan merupakan pertama kali diadakan. “Festival multi etnis ini diyakini akan menyedot tamu dan wisatawan daerah dan mancanegara, dan ke depan akan dijadikan agenda rutin tahunan dalam kalender pariwisata Bukittinggi dan juga kalender iven Dinas Pariwisata Sumatera Barat,” terangnya.

Ada 10 kolaborasi penampilan seni yang akan ditampilkan. Di hari pertama, kegiatan akan diisi oleh penampilan seni Etnis Minang dari SD swasta Al-Azhar, suku Melayu oleh BI Production, dan etnis Jawa melalui Paguyuban Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma) “Di hari kedua, panitia akan menampilkan seni etnis Jepang yakni Ai Matsuri, dilanjutkan dengan penampilan Etnis Tapanuli melalui Ikatan Keluarga Tapanuli, serta penampilan peserta dari kontingen Provinsi Kalimantan Timur,” paparnya.

Sedangkan pada hari terakhir pada Minggu (15/10/10) sambung Erwin Umar, akan ditampilkan seni dari etnis India, Batak, dan ditutup dengan atraksi penampilan kesenian dari kontingen Provinsi Kalimantan Utara. “Total delapan penampilan seni dalam negeri dan dua penampilan seni dari luar negeri, akan menghiasi panggung kesenian di pelataran taman Jam Gadang, ini akan menjadi pilihan pas bagi masyarakat yang ingin menghabiskan akhir pekannya di kota wisata ini,” ulasnya.

Erwin Umar mengklaim, sebagai salah satu kota destinasi pariwisata di Provinsi Sumatera Barat, dengan adanya festival multi etnis ini, Kota Bukittinggi sudah dapat dikatakan sebagai kota iven, dan kegiatan ini akan menjadi awal berbagai festival lainnya yang akan digelar. Serta sebelumnya setiap malam minggu pelataran taman Jam Gadang Bukittinggi juga telah diisi dengan agenda kesenian asli daerah, yang juga menyedot pengunjung.

“Dalam acara festival multi etnis ini, panitia memberikan kebebasan apa yang akan ditampilkan para peserta, dengan memberikan durasi tampil masing-masing nya selama satu jam, sehingga memberikan kepuasan pada para pengunjung,” tukasnya. (KJA)

Bagikan:
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan