Gerakan Minang Berbagi Untuk Donggala Dan Palu Targetkan Hingga 33 Milyar Rupiah

Gerakan Minang Berbagi Untuk Donggala Dan Palu Targetkan Hingga 33 Milyar Rupiah
suasana acara pembentukan gerakan minang berbagu untuk donggala dan palu (02/10/18)
Bagikan:




Padang,RedaksiSumbar.com – Sejumlah tokoh yang tergabung dalam Gerakan Minang Berbagi untuk Donggala dan Palu (Gemini Lalu) bergerak kumpulkan donasi. Donasi ditargetkan mininal sebesar Rp 1,5 milyar dan maksimal 33 miliyar, yang dikumpulkan dalam tempo satu bulan ke depan. Tokoh yang bersatu menghimpun donasi, diantaranya dari akademisi, kepala daerah, tokoh agama, LSM, dan DPRD.

Ketua gerakan, Ganefri menyebut, gerakan dilakukan, bukan karena Sumbar pernah merasakan kepedihan, yang sama dengan apa yang dirasakan masyarakat Palu dan Donggala, namun lebih dari itu, kedekatan emosional Minangkabau dengan Palu yang sangat dekat dari historis.

“Kita sangat pantas untuk berbuat. Bukan hanya untuk pelipur lara hati para korban. Namun jauh dari itu, kedekatan emosional Ranah Minang sangat erat dari sisi historis. Banyak tokoh Minang dulu yang merantau dari berjuang di sana,” ungkap Rektor UNP ini, dalam jumpa pers di salah satu restoran di Padang, Selasa 2 Oktober 2018.

Ketua harian gerakan, Fauzi Bahar menyebut, donasi tidak hanya dari mahasiswa, para dosen, dan alumni, juga akan dikumpulkan dari jamaah masjid, sekolah dari para wali murid dan gerakan Pramuka.

“Kita salut apa yang dilakukan para BEM mahasiswa, mereka langsung bergerak ke jalan. Kalau gerakan kita cukup dengan 10 ribu. Kita yakin, jika semua kekuatan disatukan, maka target tidak akan sulit dicapai,” ujarnya.

Dia menegaskan, bantuan nantinya tidak disalurkan dalam bentuk uang tunai, melainkan membangun satu bangunan yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Jadi bantuan ini menjadi monumental. Boneh, babungkah, bergema. Kita akan cari tau, apa yang dibutuhkan. Apakah itu sekolah, atau rumah Allah,” sebutnya.

Sementara itu, Sekda Pemko Padang, Asnel yang merupakan sekretaris gerakan menyebut, sumbangan donasi akan setransparan mungkin. Pemko Padang yang dipercaya mengkomandoi, katanya akan membuat satu posko.

“Kalau tidak di Jalan Rasuna Said, bisa jadi di Dinas Perdagangan Jalan Khatib Sulaiman. Saya akan laporkan dulu pada Pak Wali,” ujarnya.
Hadir dalam jumpa pers itu, Ketua MUI Padang, Duski Samad, Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni, Rektor UBH, dan lainnya.[Red]




Bagikan:
Topik: ,
Loading...