Gojek Diklaim Bantu Wisatawan, Ini Kata Polisi

Gojek Diklaim Bantu Wisatawan, Ini Kata Polisi
Go-Jek Indonesia.
Bagikan:




BUKITTINGGI, RedaksiSumbar.com – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Bukittinggi menyebut, setidaknya  Kota Bukittinggi dipadati puluhan ribu wisatawan yang berasal dari dalam maupun luar Sumatera Barat.

Kepala Unit Kecelakaan LaluSat Lantas Polres Bukittinggi Ipda Saherman kepada di bilangan Pintu Kabun, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Kota Bukittinggi, Sumatera Barat mengatakan bahwa kemacetan memang tak terelakkan selama musim libur lebaran yang baru usai di Bukittinggi.

Saherman mengklaim, pihaknya merasa terbantu dengan hadirnya Go-Jek di kota wisata kelahiran Wakil Presiden pertama, Bung Hatta tersebut.

“Bahkan tak jarang pengemudi Go-Jek juga membantu kepolisian dalam kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dan pernah memberi ruang jalan di tengah kemacetan kepada ambulans yang membawa korban kecelakan,” ungkap Saherman beberapa waktu lalu.

Dirinya beralasan, banyak pengunjung ataupun wisatawan yang lebih memilih Go-Jek sebagai alternatif demi menghindari macet.

“Namun saya tegaskan bahwa hadirnya Go-Jek di Bukittinggi jangan sampai menimbulkan permasalahan baru, namun harus memberi keringanan dan kontribusi nyata,” tegasnya.

Sementara itu Hiro Whardana, Public Affairs Senior Advisor Go-Jek Indonesia mengatakan bahwa dampak sosial yang diberikan oleh aplikasi dalam jaringan (daring) buatan dalam negeri tersebut sudah memberikan dampak yang besar bagi masyarakat dan pembangunan sebuah daerah.

“Program #CariPahala bisa mencapai Rp1 miliar pada tahun ini, naik 10 kali lipat dari 2017, dan itu dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan dan kita salurkan melalui mitra Go-Jek seperti Unicef dan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Rumah Zakat Indonesia,” ujar Hiro.




Bagikan:
Topik: , ,
Loading...