Harga Cabai Merah Di Pasaman Barat Naik, Apa penyebabnya?

Harga Cabai Merah Di Pasaman Barat Naik, Apa penyebabnya?
[IST]
Bagikan:




PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – Harga cabe kembali naik. Kenaikan hingga mencapai 60 persen ini diduga akibat pasokan kurang karena gagal panen dan cuaca hujan terus. Di Pasar tradisional Simpang Ampek, Pasaman Barat harga cabe merah mencapai Rp 65 Ribu / Kg.

“Seminggu lalu hanya Rp 45 -Rp 55 ribu perkilonya,” ujar Fahmi, (38) pasar Simpang Ampek, sambil menambahkan harga cabe mulai naik sepekan lalu, “Sekarang sudah Rp 60 ribu-Rp 65 ribu/kilo,” kata Fahmi, Minggu (10/12/2017) di Pasar Simpang Ampek.

Akibat naiknya harga cabe itu, dia terpaksa mengurangi jumlah pembelian dari petani cabai. “Sekarang hanya 70 kilo, kalau kemarin-kemarin hampir 100 Kilo,” terangnya.

Sementara itu Marni, (40), pedagang cabe di Pasar Kinali, kepada RedaksiSumbar.com mengatakan, harga cabe sudah naik sejak Oktober lalu, “Katanya di daerah penghasil banyak yang gagal panen,” ujarnya.

Biasanya cabe dari Bukittinggi, Tanah Datar serta di Pasaman Barat dan dari Brastagi banyak yang masuk Pasar di Pasaman Barat. Namun, sekarang ini hanya dapat dari beberapa daerah saja.

“Harga cabai ini selalu naik turun diangka yang tidak jauh dari Rp. 65 Kg,” ujarnya.

Para pedagang mengaku tidak tahu kapan harga cabe turun, namun biasanya malah naik menjelang natal dan tahun baru nanti. [ZAL]

Bagikan:
Tags: , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.