Hendrajoni, Launching Pengadaan Barang dan Jasa 2017 | Redaksi Sumbar

Hendrajoni, Launching Pengadaan Barang dan Jasa 2017

Hendrajoni, Launching Pengadaan Barang dan Jasa 2017 Dibaca : 360 Kali
Bagikan:




PESISIR SELATAN, RedaksiSumbar.com- Sebanyak 16 orang Kelompok Kerja, Unit Lelang Pengadaan Barang dan Jasa di Sekretariat Daerah Kabupaten Peisisir Selatan, Senin, (6/2/’17) diambil sumpah kerjanya dalam melaksanakan proses lelang pengadaan  barang dan jasa tahun 2017. Launching lelang perdana pengadaan barang dan jasa Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2017 ini dibuka langsung oleh Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni.

Panitia Pelaksana Pengadaan Barang dan Jasa, ULP Kabupaten Pesisir Selatan Hamdi, M.Pd dalam kata sambutnya mengatakan, lelang barang dan jasa pemerintah merupakan suatu rangkaian proses dalam memilih rekanan sebagai penyedia barang dan jasa yang telah dianggarkan oleh pemerintah dengan prinsip efisiensi, keterbukaan dan kompetitif. Keterbukaan dan tidak diskriminatif menjadi penting guna meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha.

Pengumuman lelang suatu paket pekerjaan telah diinformasikan di website resmi  Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) yang merupakan wadah dalam menginformasikan lelang pengadaan barang dan jasa pemerintah. Melalui sistem ini semua data dan informasi dapat diakses dan terbuka bagi semua orang di seluruh wilayah Indonesia.

“Tahun ini ada penyesuaian dengan aturan yang baru dikeluarkan pemerintah,” terang Hamdi, Senin (6/2/’17).

Rencana umum pengadaan tahun ini, khusus untuk paket yang akan dilelang jumlahnya ada sebanyak 94 paket pekerjaan konsultasi sebanyak 15 paket dengan total belanja mencapai Rp 112 miliar.  Selain itu, akan diumumkan 6 paket pekerjaan yang terdiri dari konsultasi sebanyak 3 paket dan kontruksi 3 paket dengan total anggaran belanja sebesar Rp 2,4 miliar.

Bupati Pessel, H. Hendrajoni dalam kata sambutannya berpesan kepada Angggota Panpel Lelang, agar bisa bekerja secara profesional, transparan, dan bersih. Hilangkan kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN), lakukan proses lelang sesuai aturan yang ada.

Baca Juga :  Air Bah Nyaris Menyeret Jembatan Akar di Pessel

“OPD laporkan apa-apa saja PL yang akan di keluarkan, jangan sampai ada kegaduhaan dalam proses lelang,” ucap Bupati.

Dikatakannya, sekarang zaman telah berbeda. Jangan ada permasalahan, karena jika ditemukan hal yang melanggar, siap berurusan dengan pihak aparat penagak hukum. Apalagi kita juga telah punya tim saber pungli, ingatnya.

Ditambahkannya lagi, ada 4 fakta integritas anggota pengadaan barang dan jasa, yaitu tidak KKN, melakukan proses secara bersih, tranparan dan profeisonal, memberikan laporan kepada pihak inspektorat maupun pihak berwenang lainya dan siap dilakukan proses perdata maupun pidana, jika melanggar.

[Irfan/Rega]

Bagikan:
Tags: ,



Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close