Hidup Bersama, Mengedarkan Narkoba Bersama, Namun di Penjara Pasutri Ini Nantinya Harus Terpisah | Redaksi Sumbar

Hidup Bersama, Mengedarkan Narkoba Bersama, Namun di Penjara Pasutri Ini Nantinya Harus Terpisah

Hidup Bersama, Mengedarkan Narkoba Bersama, Namun di Penjara Pasutri Ini Nantinya Harus Terpisah Dibaca : 523 Kali
Bagikan:




Padang, RedaksiSumbar.com–Beda tipis dengan kisah Romeo dan Julied, pasangan suami istri ini juga sebenarnya tak bisa di pisahkan. Namun peraturan di penjara berkata lain. Nantinya mereka harus dipisahkan oleh terali besi dan dinding penjara yang dingin.

Seperti tak bosan-bosannya dan seolah tak berkesudahan, peredaran narkoba selalu ada di seantero jagad ini. Selasa, 27 Desember 2016 sekitar pukul 19.15 WIB Satnarkoba Polresta Padang menangkap pasangan suami istri di Jalan Bahari Padang. Mereka adalah YM(40) dan istrinya Y (48) dan seorang temannya berinisial S (35).

Saat penangkapan,  YM dan S sedang asyik berbincang-bincang di depan rumahnya. Mereka terkejut saat anggota Buser Satnarkoba Polresta Padang masuk dan segera mengamankan mereka.  Istri YM yang berada di dalam rumah terkejut melihat penggerebekan tersebut, ia berniat segera memasukan barang bukti sabu-sabu itu ke dalam tasnya. Tak sempat memasukan ke dalam tas, Polisi yang melihat barang bukti (BB) ada di tangan istri YM langsung mendobrak pintu kamarnya dan mengamankan barang bukti. Di tangan tersangka disita 1 paket besar sabu-sabu, 9 paket menegah dan 6 paket kecil siap edar. Barang haram ini di kemas dalam plastik klep. Selain itu petugas juga menyita timbangan digital yang diduga kuat untuk menimbang sabu-sabu.

Sabu-sabu ini rencananya akan dijadikan  tersangka untuk stok perayaan Tahun Baru yang tinggal beberapa hari lagi. Menurut tersangka barang haram ini dia dapat dari bandar yang berada di kota Medan. Barang itu di serahkan di sekitar kawasan By Pass .

YM yang sehari hari bekerja sebagai montir motor ini, sudah 1 tahun mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu di kawasan Ulak Karang Padang, terutama untuk komsumsi mahasiswa yang berada di sekitar tempat ia tinggal.

Baca Juga :  Tak Menyangka Ayah Bandar Narkoba, Anak Ini Menangis Saat Ayah Diborgol Petugas

Dalam melakoni aksinya, pasutri ini sering berpindah pindah rumah. Paling lama mereka menghuni kontrakannya hanya 2 bulan.  Setelah itu pindah ke tempat kontrakan yang baru.

Menurut Kapolresta Padang Chairul Aziz melalui Kasat Narkoba Kompol Daeng Rahman mengatakan, “Tersangka ini sudah lama kita intai dan kita lidik. Kita mendapat kesulitan karna tersangka selalu berpindah-pindah rumah, namum kali ini kita berhasil menciduknya. Barang bukti yang kita amankan lebih kurang 100 gram sabu, beserta timbangan dan alat hisap sabu,” jelasnya.

Atas perbuatannya ketiga tersangka ini dijerat pasal 114 ayat 2 junto 112 ayat 2 Undang-Undang no 35 tahun 2009 tentang  Narkotika dengan ancaman hukaman maksimal 20 tahun penjara.

Berakhir sudah petualangan dua sejoli ini, bak kisah Romeo dan Juliet yang rela mati demi cintanya,  kemesraan keduanyapun harus terpisah di balik jeruji besi dan dinginnya dinding penjara. (heru)

Bagikan:
Tags: , ,



No Responses

banner 750x100