Hj Emma Yohanna : Pengembangan EBT Butuh SDM Mumpuni

Hj Emma Yohanna : Pengembangan EBT Butuh SDM Mumpuni
Dialog Kedjajaan Bangsa yang dihadiri oleh sejumlah orang dengan berbagai latar belakang, salah satunya adalah anggota DPD RI, Hj Emma Yohanna. (Istimewa)

PADANG, RedaksiSumbar.com – Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan untuk menggantikan energi yang selama ini digunakan dan akan habis harus didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) mumpuni.

Potensi di suatu daerah bila tidak didukung dengan SDM yang handal, maka hasilnya akan sia-sia. Hal tersebut disampaikan oleh  anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Hj Emma Yohana di sekretariat DPP IKA Unand, Jalan KIS Mangunsarkoro nomor 11, Kota Padang, Sumbar dalam kegiatan Dialog Kedjajaan Bangsa, Sabtu (3/2/2018).

“Bagaimanapun kita membuat terobosan, membuat kebijakan, jika tidak dapat dukungan masyarakat setempat karena tidak paham dengan konsep kita maka juga hasilnya akan sia- sia. SDM sangat berperan, sehingga ke depan saya mengharapkan bagaimana agar Ikatan Alumni Universitas Andalas (IKA UNAND) mampu mengambil peran sehingga apapun yang dibuat atau dirancang pemerintah harus didukung oleh orang yang ahli pula di bidangnya,” katanya.

Anggota Komite II DPD RI ini juga menyebutkan bahwa peran pemerintah dalam menyukseskan program EBT ini sangat diharapkan.

“Jika pemerintah daerah mempunyai kreatifitas serta inisiatif untuk memaksimalkan kondisi lingkungan Sumbar yang penuh potensi. Jika bisa dilaksanakan, maka konsep EBT bisa berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, menurut anggota DPRD Sumbar, Nurnas, permasalahan dalam pengembangan energi terbarukan salah satunya adalah edukasi, sosialisasi terhadap masyarakat.

“Contoh nyata adalah ketika Solok Selatan dulu pernah diprotes oleh ninik mamak dan masyarakat disitu karena kurangnya edukasi dan sosialisasi. Lalu di tahun itu juga kita bawa masyarakat ke Gunung Salak, Jawa Barat untuk edukasi. Waktu kecelakaan Sukhoi, karena Gunung Salak adalah salah satu tempat yang mengembangkan EBT panas bumi, dari tempat jalan kaki hingga ke lokasi hijaunya luar biasa, pernah saya sampaikan ke masyarakat kalau panas bumi itu daerah hijaunya dihilangkan, hilanglah panasnya itu. Karena panas bumi itu harus mengamankan penghijauan,” terang Nurnas.

Dalam acara yang bertemakan Dialog Kedjajaan Bangsa 2018 Series ini turut dihadiri oleh Surya Tri Harto (Ketua Harian DPP IKA Unand) Profesor Reni Mayerni (Akademisi), Fitra Jaya Piliang (NGO) dengan peserta sekitar 30 orang. [EFT]

Topik: , , ,
Loading...