Ikada Adlaniyah Gelar Lomba Azan Se Pasaman Barat

Ikada Adlaniyah Gelar Lomba Azan Se Pasaman Barat
Ket poto - Tampak Pimpinan Ponpes Modren Adlaniyah, Tampus Ujung Gading, Muhammad Umar. SE dalam memberikan sambutan pada acara Lomba Azan oleh Ikada Adlaniyah. (istimewa)
Bagikan:




PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com – Dalam rangka menyambut tahun baru islam 1440 H, Ikatan Alumni Adlaniyah (Ikada Adlaniyah) menggelar lomba azan se Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (9/9/2018) di Komplek Pondok Pesantren Modren Adlaniyah, Tampus Ujung Gading.

Salah seorang pengurus Ikada Adlaniyah, Zawil Huda Daulay mengatakan, lomba azan yang digelar dengan kategori 7 – 13 Tahun dalam rangka menyambut tahun baru islam 1440 H ini, diikuti 106 peserta.

“Kebetulan juga ini memasuki tahun baru islam ke 1440 H Tahun 2018. Sehingga, dirangkaikan dengan perlombaan yang islami. Kita memilih menggelar perlombaan azan se Kabupaten Pasaman Barat kategori 7 – 13 Tahun dan alhamdulillah animo masyarakat yang mengikuti lomba lumayan banyak, yakni sekitar 106 peserta,” kata Zawil yang juga selaku Koordinator Lapangan.

Tampak sallah seorang peserta lomba azan sedang mengikuti lomba. (istimewa)

Beberapa hadiah bagi pemenang lomba di antaranya, berupa Juara 1 sebanyak Rp. 1.000.000 + Trophy, Juara 2 sebanyak Rp. 750.000 + Trophy dan Juara 3 sebanyak Rp. 500.000 + Trophy.

“Selain untuk juara 1,2 dan 3 juga ada hadiah lainnya berupa Juara harapan 1 Rp. 250.000 + Trophy dan Juara harapan 2 Rp. 200.000 + Trophy,” jelas Zawil.

Selaku Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Modren Adlaniyah, Muhammad Umar. SE dalam sambutannya mengatakan, dengan kegiatan ini, Umat Islam terutama generasi muda harus peka dengan sejarah Islam.

“Dengan adanya lomba azan seperti sekarang ini, semoga bisa menumbuhkan mental bagi anak-anak dalam meningkatkan ajaran islam dan bisa menjadi panutan dikemudian hari. Karena, seusia merekalah dimulainya ajaran islam itu sehingga bisa tumbuh sampai tua kelak,” ucapnya.

Tampak peserta dan orang tua sedang menyaksikan perlombaan. (istimewa)

Diharapkan Umar juga, melalui lomba ini dapat mendidik anak-anak sebagai generasi penerus bangsa dapat membentuk karakter khususnya disisi keagamaan.

“Semoga dengan lomba ini bisa merekatkan persatuan dan persatuan melalui sholat berjamaah bagi anak-anak dan generasi penerus,” harapnya.

Peserta yang mengikuti lomba azan kata Umar, hampir seluruhnya memiliki suara yang sangat merdu didengar. Namun karena ini kompetisi, tentu pihak panitia tetap melakukan penilaian suara yang didengungkan para peserta.

“Dan mereka yang berhasil mendapatkan nilai lebih dari penilaian para juri yang berpengalaman atau muadzin profesional di Pasaman Barat, tentu mendapat juara terbaik,” pungkas Umar. (Red)




Bagikan:
Topik: , ,
Loading...