Indonesia Indikator: Produktifitas Pemberitaan Sumbar Meningkat Tahun 2016 | Redaksi Sumbar

Indonesia Indikator: Produktifitas Pemberitaan Sumbar Meningkat Tahun 2016

Indonesia Indikator: Produktifitas Pemberitaan Sumbar Meningkat Tahun 2016 Dibaca : 296 Kali
Bagikan:

Jakarta, RedaksiSumbar.com–Dibandingkan tahun 2015 dari segi produktivitas isu pemberitaan, posisi Sumatera Barat mengalami peningkatan baik dari segi jumlah ekpos berita maupun peringkat secara nasional. Dimana pada tahun 2016 meningkatan pada posisi ke-11 yang mana tahun 2015 pada posisi ke-13. Sedangkan ekspos Gubernur Irwan Prayitno stagnan berada pada posisi ke-13 secara nasional. Namun dari segi kuantitas ekspos berita mengalami peningkatan sebanyak 3.848 berita.

Hal ini terkait dengan hasil laporan dan pengamatan selama tahun 2016 dari program Inteligent Media Management (IMM) Indonesia Indicator tanggal 22 Desember 2016.

Direktur Komunikasi Indonesia Indikator yang juga pengamat analisis media on line, Rustika Herlambang, secara umum kondisi stabilitas informasi terkait apresiasi isu pemberitaan Sumatera Barat selama tahun 2016 menurun. Kondisi ini tentunya juga terkait dampak pemberitaan kasus 12 ruas jalan dan kasus import gula yang begitu tinggi sehingga menekan isu pemberitaan image positif Sumatera Barat.

Begitu juga terhadap figur Gubernur Irwan Prayitno yang pada tahun 2015 masuk 10 Top Pimpinan Daerah, berada pada posisi 7, tahun 2016 ini menurun pada posisi 13, ini sesuatu yang perlu menjadi pemikiran bagi Humas Pemprov untuk berkinerja lebih baik lagi, harapnya.

Sementara dibandingkan 2015 dari segi produktivitas isu, posisi Sumatera Barat mengalami peningkatan baik dari segi jumlah ekpos berita maupun peringkat secara nasional. Dimana pada tahun 2016 meningkatan pada posisi ke-11.

Sentimen pemberitaan selama setahun Sumatera Barat didominasi oleh sentimen positif. Hal ini tentunya berkaitan dengan kesiagapan dalam menanggapi bencana, beragam program untuk mengembangkan potensi wisata seperti Tour De Singkarak, Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT)Mandeh, dan Wisata Halal.

Baca Juga :  Pagar Makan Tanaman, Pencuri Ini Lakukan Aksi di Rumah Teman

Dari segi kuantitas, isu yang paling dominan terkait beragam laporan media mengenai bencana alam seperti banjir, longsor, gempa bumi, hingga erupsi. Disisi lain secara berturut-turut isu kriminalitas,peredaran narkoba, dan titik api juga masih tinggi.

Tentunya hal ini menjadi bahan evaluasi bagipemerintah daerah untuk membuat program kerjayang bersentuhan dengan permasalahan tersebutagar di tahun berikutnya dapat dikurangikejadiannya. Sedangkan isu dominan yang melekatterhadap figur Gubernur Irwan Prayitno terkaitkomitmennya dalam memberdayakan UMKM, pengembangan Wisata Halal, dan Tour De Singkarak. (Red-Hm)

Bagikan:
Tags: ,
Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close