Ini Penyebab Tim Identifikasi Lambat ke Kuranji

Ini Penyebab Tim Identifikasi Lambat ke Kuranji
Petugas mengevakuasi sesosok mayat yang ditemukan dalam sumur di Kuranji. (Aceng)
Bagikan:




PADANG, RedaksiSumbar.com – Tim identifikasi Polresta Padang dinilai lamban dalam melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait penemuan mayat di komplek Kuranji Permai, Kecamatan Kuranji, Padang, Sumbar pada Kamis, 22 Februari 2018.

Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Padang, Kombes Chairul Aziz mengatakan bahwa pihaknya hanya memiliki satu tim identifikasi untuk melakukan identifikasi di sebuah lokasi kejadian.

“Kami hanya punya satu tim identifikasi. Kejadian di Kuranji berbarengan dengan kejadian orang di Pauh,” ucapnya melalui sambungan Whatsapp Messenger.

Beberapa warga melayat ke rumah Syamsuardi yang meninggal dunia karena ditimpa pohon yang dipotongnya. (Istimewa)

Chairul beralasan bahwa tim identifikasi melakukan olah TKP terhadap seorang warga di kawasan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumbar bernama Syamsuardi (52) yang tewas ditimpa pohon pada Kamis pagi.

“Sebelum kejadian, korban berangkat ke ladang dengan tujuan memotong kayu untuk dijadikan pondok menggunakan mesin kayu. Namun pada saat bekerja, pohon tumbang dengan sendirinya dan menimpa korban, korban sempat dilarikan ke RS Unand, namun nyawanya tak bisa diselamatkan,” ujar mantan Wakapolresta Padang tersebut.

Sementara itu, untuk penemuan mayat di Kuranji, insan kebencanaan dari berbagai organisasi dan instansi beserta petugas kepolisian telah mengevakuasi jenazah korban dari dalam sumur di sebuah rumah kosong. Pantauan di lokasi, mayat yang belum diketahui identitasnya tersebut dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar untuk dilakukan tindakan visum. [IIK]

Berita terkait : Ini Penampakan Sumur Berisikan Mayat di Kuranji




Bagikan:
Topik: , , ,
Loading...