Isu Penculikan Anak, Pemuda yang Mencari Keluarganya pun Dihakimi Massa | Redaksi Sumbar

Isu Penculikan Anak, Pemuda yang Mencari Keluarganya pun Dihakimi Massa

Isu Penculikan Anak, Pemuda yang Mencari Keluarganya pun Dihakimi Massa Dibaca : 3210 Kali
Bagikan:

PADANG, RedaksiSumbar.com – Anton (27) warga IV Jurai, Salido, Pesisir Selatan, diserahkan warga ke Polsek Pauh setelah babak belur dihajar masa di Piai Tangah Kel. Piai Kec. Pauh, Kota Padang, Minggu (26/3/2017) sekitar pukul 21.00 WIB.

Berawal dari aktifitas korban dari jam 15.00 WIB sudah terlihat berada di Piai Tangah dan sedang  mencari keluarganya. Hingga melewati senja pun korban belum menemukan keluarganya yang dimaksud, dan masih terlihat mendatangi rumah-rumah warga dengan alasan masih mencari keluarganya tersebut.

Warga yang sudah sangat resah dengan pemberitaan-pemberitaan yang ada di media sosial tentang maraknya kasus penculikan anak serta perdagangan organ tubuh anak, akhirnya warga pun langsung melakukan pengintaian terhadap gerak-gerik korban.

Demi keamanan yang kondusif warga pun beramai-ramai mencari korban yang masih mencari keluarganya di daerah tersebut. Alhasil, korban pun ditemukan sedang beristirahat di tengah sawah milik warga. Setelah warga menanyai korban, korban pun menjawab tak karuan, dan itu memancing emosi warga. Sontak warga menghakimi korban secara beramai-ramai.

Berselang beberapa waktu, ketika mendapatkan informasi adanya kejadian tersebut, Aipda. Defial, Babinkamtibmas Polsek Pauh pun langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), kemudian mengamankan korban dari amukan warga dan langsung membawa korban ke Polsek Pauh.

Melihat kondisi korban yang sudah luka-luka, Kapolsek Pauh langsung memerintahkan personelnya untuk membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar guna mendapatkan perawatan. Selang beberapa waktu, Pihak Polsek Pauh menghubungi pihak keluarga dan memberitahukan tentang kondisi keluarganya tersebut.

Setelah pihak Polsek Pauh meminta keterangan dari keluarga korban, ternyata keluarga korban menuturkan bahwa korban mengalami gangguan jiwa.

Ditempat terpisah, disela acara di Palanta Wali Kota Padang, Kapolresta Padang, AKBP. Chairul Aziz mengatakan bahwa berita tentang penculikan anak yang marak di media sosial semuanya itu adalah HOAX (berita bohong). Dan Kapolres pun meminta warga jangan mudah terpancing emosi dengan isu-isu yang berkembang akhir akhir ini.

Baca Juga :  Menggemparkan, Sesosok Bayi Ditemukan Terbungkus Pelastik Di Sungai Jirek, Padang

“Ada baiknya bila menemukan hal yang ganjil, segera laporkan ke Polsek-Polsek terdekat. Tidak boleh main hakim sendiri,” imbau Kapolresta.

Sejauh ini, Kapolresta Padang juga sudah memerintahkan jajarannya untuk memberikan informasi tersebut kepada masyarakat. [QQ]

Bagikan:
Tags: , , , , , ,
Loading...
Solok Selatan dalam Berita

No Responses

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.

close