IWAPI Sumbar Gelar Pertemuan Periodik

IWAPI Sumbar Gelar Pertemuan Periodik
Ketua IWAPI Sumbar, Hj Emma Yohanna menghadiri pertemuan periodik di Alahan Panjang, Kabupaten Solok. (IST)
Bagikan:




SOLOK, RedaksiSumbar.com – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sumatera Barat menggelar pertemuan periodik di Gedung Kubung Tigo Baleh, Solok, Kamis (11/01/2018). Acara tersebut diikuti oleh 150 orang yang berasal dari perwakilan IWAPI se Sumatera Barat.

Ketua IWAPI Sumatera Barat Hj. Emma Yohanna dalam sambutannya mengatakan bahwa anggota IWAPI mesti memberikan masukan terhadap RUU Ekonomi Kreatif yang sedang dibahas oleh DPD RI agar bisa melindungi berbagai kepentingan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang bergerak dibidang kuliner, fashion, dan lainnya.

“Selain itu saya berharap anggota IWAPI mampu kreatif menciptakan peluang dan keterampilan dalam meningkatkan ekonomi keluarga,” ujar Emma Yohanna.

Senator asal Sumbar tersebut mengingatkan agar anggota IWAPI yang telah sukses membangun usaha tidak melupakan kewajibannnya kodrat sebagai perempuan di rumah. Disamping itu juga anggota IWAPI harus aktif di kegiatan sosial dan berpartisipasi dalam pembangunan.

“Kita jangan antusias dengan kemajuan negara lain, kita harus terus perkuat budaya minang dalam kehidipan, karena itulah yang akan menjadi benteng dalam menghadapi ancaman globalisasi,” ungkap Emma.

Ketua Panitia Pelaksana Yati Yutris Can mengatakan tujuan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan silaturahmi antar anggota IWAPI dan laporan pertanggungjawaban DPC IWAPI Se Sumatera Barat.

“Dalam kegiatan ini juga akan membahas tentang peningkatan ekonomi keluarga kaum wanita serta pelaksanaan bazar yang merupakan produk masing-masing anggota IWAPI,” ucapnya.

Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut wakil walikota Solok, Reinier, Ketua Bundo Kanduang dan perwakilan organisasi kewanitaan yang ada di Kota Solok. [Red]

Bagikan:
Tags: , , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.