Jalan Penghubung Kabupaten Pasaman Barat Menuju Pasaman Rusak Parah | Redaksi Sumbar

Jalan Penghubung Kabupaten Pasaman Barat Menuju Pasaman Rusak Parah

Jalan Penghubung Kabupaten Pasaman Barat Menuju Pasaman Rusak Parah Dibaca : 506 Kali
Bagikan:

PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar – Jalan penghubung Kabupaten Pasaman Barat – Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat di Gunung Medan, Jorong Bandu Balai, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat rusak parah. Kerusakan itu mengakibatkan kendraan angkutan sulit lewat.

Masyarakat mengharapkan jalan itu diperbaiki secara total. Kenyataannya, belum lama ini kerusakan jalan itu hanya diurug pasir batu (sirtu) tanpa aspal dan tidak digilas stoom wals. Jadinya masyarakat setempat merasa tidak puas.

Padahal, kata Yardi (38) salah seorang sopir warga Nagari Kinali, Rabu (15/3/2017) kepada RedaksiSumbar.com di Kinali mengatakan, jalan di daerah perbatasan itu setiap saat padat dilalui berbagai jenis kendaraan. Sehingga, para pengguna jalan mengharapkan instansi terkait segera memperbaiki jalan yang rusak.

“Perbaikannya jangan hanya diurug sirtu saja. Tapi harus dengan aspal hotmix agar kuat. Kami tidak puas kalau perbaikan jalan yang rusak itu hanya dengan mengurug sirtu saja karena tidak bertahan lama, apalagi dimusim sekarang ini, ekstrim hujan,” ujarnya.

Menurutnya, jalan penghubung Kabupaten Pasaman Barat dengan Kabupaten Pasaman  tersebut menjadi dambaan masyarakat di daerah perbatasan. Sebab jalan itu merupakan satu-satunya jalan  akses yang menjadi pilihan para pengguna jalan yang akan menuju Kabupaten Pasaman.

Selain mobil-mobil pribadi yang melintasi jalan ini, banyak kendaraan angkutan kelapa sawit yang melewatinya, karena rata-rata masyarakat perbatasan ini memiliki kebun kelapa sawit,” sebutnya.

Kepala Jorong Bandu Balai, Syahril, saat dikonfirmasi membenarkan keluhan para sopir tersebut, karena para sopir itu sudah kerap mengalami kerusakan mobil akibat jalan rusak itu.

“Wajar saja para sopir itu mengeluh, karena mobilnya sering rusak karena jalan buruk. Dan kalau mobil angkutan sawit tidak datang secara otomatis masyarakat petani sawit juga yang rugi,” ujarnya saat mengahadiri reses Anggota DPRD Pasaman Barat, Daliyus.K.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Pasbar Himbau Perusahaan Bayar THR Sebelum H-7 Hari Raya Idul Fitri

Masyarakat berharap jalan penghubung antar kabupaten ini segera diperbaiki, demi menunjang kegiatan perekonomian masyarakat. “Jangan kita tunggu sampai jalan ini tidak bisa dilalui kendraan, karena yang akan menjadi korban tetap masyarakat,” tegasnya.

Disamping itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pasaman Barat, Raf’an, saat dihubungi mengatakan akan melakukan peninjauan lapangan dalam waktu dekat ini. Agar diketahui perencanaannya.

“Kita akan lakukan keroscek lapangan secepat mungkin, supaya diketahui apa saja yang akan dibangun nantinya dan kita memiliki bahan untuk pengajuan ditahun anggaran 2018 nanti,” sebutnya.

Sebenarnya bukan jalan itu saja yang sudah rusak, tapi masih banyak ruas lainnya, dan itu semua akan diusahakan dibangun 2018 nanti.

“Kita akan serius dalam melakukan pembangunan yang merata, karena pembangunan terutama insfatruktur jalan adalah salah satu visi misi Bupati Pasaman Barat,” jelasnya.

Secara terpisah, Daliyus.K, Ketua DPRD Pasaman Barat melalui telepon genggamnya mengatakan, jalan itu memang sangat parah dan akan diusahan pada tahun 2018 nanti jalan itu dibangun sampai tuntas.

“Kita selaku wakil rakyat akan usahakan ditahun 2018 nanti jalan itu dibangun dan usulan pembangunan jalan itupun sudah dituangkan dalam berita acara reses seminggu yang lalu dan aspirasi itu akan dibawa ke sidang dewan untuk disetujui,” kata Daliyus dari Fraksi Partai Golkar. [Bisri Batubara]

 

Bagikan:
Tags: ,
Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close