Jalinsum Dihantam Banjir

Jalinsum Dihantam Banjir
Salah satu truk yang terjebak macet di jalan lintas Sumatera. (Istimewa)
Bagikan:




PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar.com Jalan lintas Sumatera di Nagari Sungai Aur, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat dihantam banjir, Senin, 26 Maret 2018 malam. Akibatnya, puluhan mobil dan motor motor terjeba kemacetan..

Banjir yang melanda jalan nasional tersebut diduga akibat meluapnya sungai Batang Air Haji yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi banjir.

Menurut salah seorang sopir, Mahdi (42), banjir terjadi sejak pukul 21.45 WIB yang lalu dan terus bertambah sampai jalan nasional ini tidak bisa dilalui kendaraan sampai sekarang.

“Ketinggian banjir di jalan nasional ini mencapai 70 sentimeter, sehingga tidak bisa dilalui oleh kendaraan baik itu motor maupun mobil,” terangnya.

Ditambahkan warga sekitar, Nazwar, banjir sering terjadi apabila hujan di wilayah hulu deras dan sampai berjam-jam.

“Setelah sekian lama, baru kali ini terjadi lagi banjir kembali di wilayah tersebut,” jelasnya.

Pantauan di lapangan, sejumlah kendaraan terpaksa mengantri di sekitar lokasi kejadian.cSelain banjir di jalan nasional, banjir juga terjadi di pemukiman masyarakat di daerah aliran sungai yang jaraknya tidak jauh dari Pasar Sungai Aur.

Sementara itu, kejadian serupa juga terjadi Kabupaten Padang Pariaman. Hujan deras disertai angin kencang yang melanda daerah Padang Pariaman sejak  pagi, Senin, 26 Maret 2018 menyebabkan banjir sehingga jembatan putus, longsor yang terjadi dibeberapa titik seperti di Nagari Sikucua Barat, Kecamatan Kampung Dalam dan longsor di Korong Sialangan, Nagari Gunuang Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Padang Pariaman, Sumatera Barat.

“Akibat kejadian tersebut, satu unit jembatan penghubung antar korong di Nagari Campago ambruk dan akses tranportasi bagi masyarakat setempat putus,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman, Budi Mulia, Senin, 26 Maret 2018 malam.

Dikatakan Budi Mulia, pihaknya melakukan proses evakuasi yang dilakukan oleh tim reaksi cepat BPBD Padang Pariaman. Sebanyak lima Kepala Keluarga (KK) sudah diselamatkan akibat derasnya terjangan banjir yang melanda kawasan tersebut.

“Jembatan ambruk karena tak mampu menahan luapan air yang tinggi,” tuturnya. [BIS]




Bagikan:
Topik: , , , ,
Loading...