Jalur Arung Jeram Solok Selatan Dirusak Aktivitas Perusahaan | Redaksi Sumbar

Jalur Arung Jeram Solok Selatan Dirusak Aktivitas Perusahaan

Jalur Arung Jeram Solok Selatan Dirusak Aktivitas Perusahaan Dibaca : 324 Kali
Bagikan:

SOLOK SELATAN, RedaksiSumbar.com – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mundam Sati Rafting mengkhawatirkan jalur arung jeram disepanjang sungai Batang Sangir di Solok Selatan, Sumatera Barat akan semakin rusak dan mengalami pendangkalan. Hal ini disebabkan, telah dialih fungsikan beberapa lokasi disepanjang sungai oleh perusahan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) sebagai lokasi bendungan dan pembangkit.

“Kita sangat mengkhawatirkan sekali kondisi sungai Batang Sangir mengalami pendangkalan, penyempitan dan kerusakan akibat alih fungsi beberapa perusahaan PLTMH. Hal ini, akan berdampak kepada hilangnya beberapa spot arung jeram di Solok Selatan,” kata Ketua Pokdarwis Mundam Sati Rafting Solok Selatan, Eko Irawan.

Menurut Eko, Solok Selatan merupakan salah daerah yang memiliki spot arung jeram terbaik di Indonesia. Bahkan, Solok Selatan juga akan menjadi lokasi arung jeram internasional.

“Namun dengan kondisi seperti ini akan berdampak terhadap berkurangnya spot terbaik yang ada di Solok Selatan ini. Bahkan, untuk saat ini kita juga kehilangan beberapa spot ekstrim,” katanya.

Dia mengatakan, hasil survey jalur yang dilakukan beberapa waktu lalu disepanjang jalur arung jeram sungai Batang Sangir. Tim menemukan banyak terdapat kerusakan, pendangkalan serta penyempitan jalur sungai. Bahkan, juga ditemukan kerusakan pada habitat ekosistim sungai karena, air sungai yang ada sekarang telah tercemar akibat aktivitas PLTMH.

“Kita berharap kepada pihak terkait untuk bisa membantu menyelesaikan persoalan ini. Mengingat, Solok Selatan akan menjadi tuan rumah pada kejuaran arung jeram tingkat nasional,” katanya.

Sementara itu, Pj Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Solok Selatan, Aig Wadenko mengatakan, pihaknya juga menyayangkan kondisi jalur arung jeram di sungai Batang Sangir mengalami kerusakan, pendangkalan dan penyempitan ini akibat aktivitas perusahaan PLTMH.

Baca Juga :  SDIT Marhamah Mewisuda 60 Santri Tahfidz

“Seharusnya pihak perusahaan ini juga menjaga kelestarian lingkungan disekitar mereka. Bukan saja untuk kepentingan arung jeram, kelestarian ekosistim yang ada juga turut dijaga,” katanya.

Menurutnya, jika kondisi ini terus berlanjut seperti ini. Solok Selatan bakal terancam tidak bisa menjadi tuan rumah pada event nasional yang akan digelar pada bulan Oktober mendatang.

“Saat ini dari banyak lokasi yang ada di Sumatera Barat, Solok Selatan merupakan kandidat terkuat sebagai tuan rumah. Hal ini diyakini, Solok Selatan memiliki spot terbaik untuk olahraga ekstrim ini,” kata dia.

Dia berharap, pihak terkait untuk dapat membantu pembenahan jalur ini. Dan kembali bersama-sama melakukan penataan disepanjang lokasi arung jeram ini. Dan tak ketinggalan pihak perusahaan juga dapat membantu pembenahan ini. Agar Solok Selatan siap menjadi tuan rumah event akbar ini. [Dicky]

Bagikan:
Tags: , , ,
Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close