Jelang Mudik, Jalan di Kecamatan Palembayan Tak kunjung Diperbaiki Pemerintah | Redaksi Sumbar

Jelang Mudik, Jalan di Kecamatan Palembayan Tak kunjung Diperbaiki Pemerintah

Jelang Mudik, Jalan di Kecamatan Palembayan Tak kunjung Diperbaiki Pemerintah
Jalan di Kecamatan Palembayan Agam rusak parah
Dibaca : 1127 Kali
Bagikan:

AGAM,RedaksiSumbar.com – Menjelang mudik Lebaran 2017, jalan raya yang Kecamatan Pelambayan Kabupaten Agam Sumatera Barat masih banyak yang rusak.

Puluhan titik kerusakan dengan kondisi sedang hingga parah bisa didapati di banyak tempat.

Diantaranya Jalan Tanah Liek Nagari Tigo Koto Silungkang hingga ke Pasar Kayu Pasak Nagari Selaraih Aia. Jalan selebar lebih kurang 10 meter ini berada hanya berada di satu Kecamatan, yakni Kecamatan Palembayan.

Truk beban mengangkut alat berat, logistik, mobil penumpang, hingga motor memadati jalur ini. Pasalnya, Jalan di Kecamatan Palembayan merupakan jalur perlintasan Provinsi.

Kondisi jalan retak

Rusman Hakim, salah satu warga setempat, mengaku heran menjelang Lebaran tidak ada perbaikan meski sudah banyak titik kerusakan jalan.

“Kali ini tidak kelihatan ada perbaikan. Ya (dibiarkan rusak) begini saja sejak lama,” kata Rusman, Jumat (17/6/2017).

Kerusakan terparah berada di daerah pasar palembayan hingga Nagari Sungai pua. Kondisi jalan juga longsor dan berlubang hingga retak-retak.

Pada salah satu tanjakan terdapat lubang sangat besar dan dalam yang memakan seluruh badan jalan.

“Mobil sampai antre melewati jalan rusak itu, terlebih pada jam orang berangkat kerja dan pulang kerja. Bagaimana dengan saat dekat Lebaran. Saat itu pasti akan sangat ramai,” kata Johan, seorang penjaga warung yang lain, tak jauh dari kerusakan jalan itu.

Kendaraan terpaksa harus mengalah dan saling antre untuk melewatinya. “Tidak jarang banyak yang celaka, pengendara motor jatuh, truk berhenti di tanjakan,” Tambah Johan.

Warga setempat berharap pemerintah segera memperbaiki kerusakan jalan, terlebih sebelum Lebaran tiba. Dia menambahkan, kondisi tidak hanya berlubang saja, sering ditemui pengendara terjatuh atau mogok demi menghindari kerusakan jalan lubang digenangi air.

Baca Juga :  Agar Amukan Harimau Tak Terulang, BKSDA Minta Warga Jauhi Cagar Alam

Risiko kecelakaan bisa meningkat saat jalanan semakin ramai dilewati kendaraan. “Belum lagi soal lampu jalan banyak yang belum ada. Berbahaya sekali untuk orang yang tidak kenal dengan jalanan ini,” kata Rusman. [Red]

Bagikan:
Tags: , , ,
Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close