Jelang Ramadhan, Persediaan Pangan Di Bukittinggi Mencukupi

Jelang Ramadhan, Persediaan Pangan Di Bukittinggi Mencukupi
Bagikan:

BUKITTINGGI, RedaksiSumbar.com – Memasuki bulan suci ramadhan 1438 Hijriah atau 3 minggu jelang Ramadhan, Kabid Perdagangan Bukittinggi pastikan ketersediaan kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat Bukittinggi mencukupi.

Kabid Perdagangan Bukittinggi, Drs. Alizar, Kamis (4/5/2017) mengatakan memasuki bulan Ramadhan yang tinggal beberapa minggu lagi, pihaknya memastikan bahwa kebutuhan bahan pokok di kota Bukittinggi mencukupi dan dalam kondisi stabil.

“Setelah melakukan monitoring kelapangan di beberapa distributor yang ada dipastikan ketersediaan bahan-bahan kebutuhan jelang dan selama Bulan Ramadhan terpenuhi,” jelasnya.

Alizar menegaskan yang terpenting bagaimana masyarakat tidak resah akan kekurangan bahan pangan dalam menghadapi Ramadhan nanti, karena semua kebutuhan telah tersedia.

“Sejauh ini pemasok atau distributor bahan-bahan pokok dari luar kota masih masuk ke wilayah Bukittinggi yakni berupa bahan pokok pabrikan seperti minyak goreng yang dipasok dari kabupaten pasaman dan kota medan, mentega dan gula yang dipasok dari kota Lampung dan jenis bahan lainnya,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Bulog dan Dinas Pertanian untuk melakukan operasi pasar yang menyangkut hasil pertanian, baik itu berupa beras, cabe, bawang merah dan beberapa jenis hasil tani lainnya yang menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat.

“Beberapa harga pasar yang menyangkut kebutuhan bahan pokok di pasaran kota Bukittinggi sejauh ini terpantau stabil seperti harga beras kualitas premium Rp.14.000/kg, gula pasir Rp.13.000/kg, minyak goreng Rp.9.900/liter, daging sapi Rp.130.000/kg, daging ayam Rp.27.000/kg, telur ayam Rp.21.000/kg, cabe merah Rp.24.000/kg dan bawang merah Rp.16.000/kg,” ungkapnya.

Alizar menyebutkan dari beberapa bahan kebutuhan di atas harga bawang mengalami penurunan dari sebelumnya yakni turun Rp 4.000 dari harga sebelumnya Rp.20.000/kg. Hal demikian dikarenakan pasokan bawang merah yang masuk ke kota Bukittinggi berlebih di tambah lagi hasil tani yang melimpah berbarengan masa panennya. [Debi Kurnia]

Bagikan:
Tags: ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan