Jembatan Penghubung Jorong Lubuk Gobing Terancam Ambruk | Redaksi Sumbar

Jembatan Penghubung Jorong Lubuk Gobing Terancam Ambruk

Jembatan Penghubung Jorong Lubuk Gobing Terancam Ambruk
Tampak Kondisi Pondasi penahan jembatan penghubung Jorong Lubuk Gobing Ambruk
Dibaca : 552 Kali
Bagikan:

PASAMAN BARAT, RedaksiSumbar – Jembatan penghubung Jorong Silayang dengan Jorong Lubuk Gobing,  Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat terancam ambruk. Pasalnya, pondasi penahan jembatan ambruk dihantam air bah belum lama ini.

Jika pondasi penahan jembatan itu tidak segera diperbaiki, dikuatirkan jembatan sepanjang puluhan meter tersebut akan ambruk. Akibatnya, ratusan kepala keluarga di Jorong Lubuk Gobing akan terisolasi.

Pantauan RedaksiSumbar.com belum lama ini, jembatan gantung dari besi tersebut merupakan satu-satunya akses untuk menuju ke Jorong Lubuk Gobing. Usia jembatan yang sudah terlalu tua, membuat terjadinya kerapuhan di sana-sini. Bahkan satu per satu badan jembatan telah rusak dan kawat pengikat jembatan tersebut sudah dibalut oleh karat.

Warga sekitar tidak punya pilihan lain, karena hanya jembatan itulah satu-satunya akses untuk pergi ke Jorong lainnya di Kecamatan Ranah Batahan. Meskipun ada akses jalan, namun sulit dilalui dan warga harus memutar ke Jorong Tanjung Larangan yang mencapai Puluhan kilometer dengan 2 jam perjalanan.

‘’Ini jembatan utama, kalau lewat Jorong Tanjung Larangan akan sangat jauh apa lagi semua warga di sini rata-rata anaknya bersekolah di Jorong Sialayang dan Jorong Silaping. Warga sudah sering mengajukan kepada pemerintah agar diperbaiki, namun tetapi belum juga mendapat sambutan. Padahal ini adalah jalur utama,” kata tokoh masyarakat Jorong Lubuk Gobing, Syafar Lubis, Kamis (27/4/2017).

Tidak hanya warga yang beraktivitas yang melintasi jembatan, ratusan pelajar SLTP dan SLTA dari Jorong Lubuk Gobing juga melintasi fasilitas tersebut untuk bersekolah di Jorong Silayang dan Jorong Silaping, sebab di Jorong Lubuk Gobing hanya terdapat sekolah SD.

Wali Nagari Batahan, Selamat Riyadi, setelah dikonfirmasi melalui telepon genggamnya membenarkan kalau jembatan itu dalam kondisi darurat atau terancam ambruk, kondisi itu hampir satu bulan lamanya.

Baca Juga :  Satu Keluarga, 2 Tewas, 2 Luka Serius, Akibat Terlindas Truk Di Pendakian Silaiang

“Masyarakat sudah membuat surat dan sudah ditanda tangani oleh pihak Nagari Batahan, surat itu sudah diantarkan ke kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat tiga minggu yang lalu,” jelas Selamat.

Kita masih menunggu realisasi surat masyarakat itu, karena setiap harinya kondisi jembatan semakin parah. Kita berharap Pemerintah langsung bertindak sebelum jembatan itu ambruk, karena kita saksikan setiap harinya wilayah kita ekstrim hujan.

“Setiap hari bisa dikatakan selalu hujan yang mengakibatkan sungai Batang Batahan sampai meluap yang mengakibatkan pondasi penahan jembatan itu terkikis dan sudah ambruk. Sekarang hanga tinggal penahan dibawah saja itupun sudah retak,” terang Selamat.

Kepala BPBD Pasaman Barat, Tri Waluyo, setelah dikonfirmasi belum menjawab telepon begitu juga dengan pesan Whatsaap nya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pasaman Barat, Raf’an, saat dikonfirmasi mengatakan akan menurunkan timnya untuk melihat kondisi jembatan tersebut, karena menyangkut keaejahteraan masyarakat.

“Kita akan segera turun melihat dan mengecek kondisi jembatan sebenarnya agar diketahui apalangkah berikutnya untuk mengamankan jembatan itu,” urainya. [Bisri Batubara]

Bagikan:
Tags:
Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close