Jika Terwujud, PLTU Sekam Padi di Pessel Menjadi yang Pertama di Indonesia | Redaksi Sumbar

Jika Terwujud, PLTU Sekam Padi di Pessel Menjadi yang Pertama di Indonesia

Jika Terwujud, PLTU Sekam Padi di Pessel Menjadi yang Pertama di Indonesia Dibaca : 526 Kali
Bagikan:

PESISIR SELATAN, RedaksiSumabar.com – Lokakarya rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Biomassa berbahan bakar sekam dan biji-bijian, dilaksanakan di Saga Murni Sago yang diprakarsai oleh Koperasi Serba Usaha Bangkit Mandiri, Senin, (27/2/2017)

Lokakarya ini diadakan karena adanya respon balik dari Pemerintah Jepang, pasca kunjungan kerja Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni ke Jepang beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Fitra Jaya selaku Manajer Koperasi Serba Usaha Bangkit Mandiri mengatakan, “Ini merupakan kegiatan lokakarya yang sangat penting, yang kita lakukan bekerja sama dengan Pemkab Pessel dan NTT Data Institute of Management Consulting Inc Japan.” jelasnya.

Dalam sambutannya, Bupati Hendrajoni mengungkapkan ini merupakan tindak lanjut kunjungan kerja Bupati beberapa waktu lalu ke Jepang. Dan hal ini langsung direspon oleh pihak Jepang untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar sekam padi yang memang tidak termanfaatkan secara maksimal selama ini.

“Kita tahu, Kabupaten Pesisir Selatan masih kekurangan daya listrik yang ditandai dengan sering dilakukannya pemadaman bergilir. Dengan adanya tambahan pasokan sumber daya listrik dari PLTU berbahan bakar sekam padi ini nantinya,  diharapkan dapat memenuhi kekurangan kebutuhan listrik masyarakat tersebut. Dengan demikian, dapat pula meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pessel,” ulas Bupati.

Lokakarya pembangunan PLTU ini merupakan kapasitas dari tuan rumah proyek JCM berskala besar untuk pembangkit listrik tenaga Biomassa berbahan bakar sekam padi dan limbah tanaman biji-bijian. Nantinya, jika ini berhasil dapat membangkitkan pembangunan Kawasan Ekonomi Industri Lunang dan Lengayang.

Pemerintah Jepang akan menilai hasil dari lokarkarya yang dilaksanakan tersebut. Persoalan titik lokasi sudah ditentukan. Lahannya seluas 6 hektar pada masing-masing titik yang ditentukan.

“Pokoknya kalau ini terwujud, ini yang pertama di Indonesia, doakan semoga kita dapat memiliki pembangkit listrik tenaga uap tersebut,” sambung Hendrajoni lagi.

Baca Juga :  Festival Langkisau Diharapkan Datangkan Ribuan Wisatawan ke Pessel

Lokakarya dihadiri oleh NTT Data Institute Of Management Consulting Inc Motoshi Muraoka, Kepala OPD, Camat, serta Pengusaha Rice Milling. [Rega Desfinal]

Bagikan:
Tags: ,
Solok Selatan dalam Berita

No Responses

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.

close