Kampus III Unand Dharmasraya ke Alahan Panjang. Apa Alasannya?

Kampus III Unand Dharmasraya ke Alahan Panjang. Apa Alasannya?
Beberapa mahasiswa melakukan penelitian di kebun bawang. (Nofsan)
Bagikan:

DHARMASRAYA, RedaksiSumbar.com – Mahasiswa dari angkatan 2013, 2014, dan 2016 Fakultas Pertanian Kampus III Universitas Andalas yang berada di Kabupaten Dharmasraya melaksanakan kegiatan praktikum dan pengabdian kepada masyarakat di pusat alih teknologi dan pengembangan kawasan pertanian Universitas Andalas di Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Minggu (22/10.2017).

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 21-22 Oktober 2017 tersebut bertujuan untuk pengambilan nilai praktikum mata kuliah dasar perlindungan tanaman dan keanekaragaman hayati. Praktikum tersebut juga merupakan salah satu syarat untuk memenuhi mata kuliah yang sedang diambil oleh mahasiswa.

Karena nilai yang diperoleh oleh mahasiswa 80 persen teori dan 20 persen diambil dari praktikum. Sedangkan praktikum mahasiswa tersebut ada dua yakni di laboratorium dan di lapangan. Tujuan praktikum di lapangan adalah untuk memperlihatkan kepada mahasiswa gambaran umum tentang berbagai jenis organisme pengganggu tanaman, bagaimana gejala dan bagaimana bentuk tindakan petani di lapangan untuk memecahkan permasalahan yang terjadi di ladang mereka.

“Dengan terjun langsung ke lapangan maka mahasiswa dapat melihat secara langsung yang terjadi di lapangan. Sehingga mereka dapat mengerti dan memahami semua yang terjadi. Baik itu jenis organisme pengganggu tanaman petani, bagaiman gejala yang ditimbulkan dan bagaimana langkah-langkah yang harus diatasi oleh petani,” ungkap Dosen Pembimbing Lapangan sekaligus dosen Kampus III Unand, Siska Effendi.

Ia menjelaskan, jika di kampus mahasiswa hanya mendapatkan pembelajaran berupa teori, maka dengan pergi ke lapangan mereka dapat langsung melihat dan mempraktekkan ilmu yang telah didapatkan.

“Selain itu tujuan dari kuliah lapangan ini, adalah salah satu cara untuk mendekatkan mahasiswa tersebut kepada pelaku pertanian. Dan sebagai penambah ilmu mahasiswa di lapangan,” katanya lagi.

Adit Pranli S, salah seorang mahasiswa di kampus tersebut mengatakan bahwa dengan adanya praktek lapangan seperti sekarang, dirinya dapat dengan mudah memahami materi yang disampakam dalam perkuliahan. “Selain itu, saya juga dapat melihat langsung dan mempraktekkan apa yang sudah saya pelajari di kampus,” ujarnya. [Nofsan]

 

Bagikan:
Tags: , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan