Kapolres : ASN Dan Pelajar Untuk Tidak Terlibat Narkoba

Kapolres : ASN Dan Pelajar Untuk Tidak Terlibat Narkoba
Bagikan:




SOLOK SELATAN, RedaksiSumbar.com – Kepala Kepolisian Resor Solok Selatan, sumatera Barat AKBP. Mochamad Nurdin menghimbau kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pelajar setempat untuk tidak terlibat dalam peredaran gelap dan penggunaan narkoba. Polres Solok Selatan, tetap berkomitmen dalam penegakan hukum di Kabupaten yang berada diujung provinsi itu.

“Saya tidak akan pandang bulu terhadap penindakan bagi penyalahgunaan narkoba, apalagi yang terlibat adalah anggota saya akan saya tindak tegas,” ungkapnya saat menjadi Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXI di halaman Kantor Bupati Solok Selatan, Selasa pagi (25/4/2017).

Menurutnya, saat ini para bandar narkoba, mengincar generasi muda untuk dijadikan kurir atau sebagai alat pengedar narkoba.  Para Bandar narkoba memamfaatkan pemakai atau konsumennya dengan iming-iming gratis menggunakan narkoba dan setelah dosisnya tinggi  ketagihan, pemakaipun terjerat hingga akhirnya menjadi pengedar.

Para bandar narkoba hanya memantau dari jauh gerak-gerik pengedar kurir. Karena bandarnya pintar, saat pengedarnya tertangkap bandarnya langsung menghilang.

Kapolres mengharapkan agar ASN dan pelajar di Solok Selatan jangan mudah terbujuk dengan pekerjaan seperti ini, karena hasilnya tidak seberapa, malah banyak penyakitnya, kalau ketangkap tidur di hotel perdeo milik Polres.

“Mari kita peduli dengan hal tersebut, mari kita saling mengingatkan agar generasi muda kita terbebas dari bahaya narkoba,” tuturnya.

Pelaksanaan upacara hari otonomi daerah di Kabupaten Solok Selatan berjalan dengan lancar, sebagai Inspektur Upacara adalah Kapolres Solsel, dan juga dihadiri oleh Asisten, Kepala OPD, ASN, serta Pelajar.

Kapolres saat membacakan amanat Menteri Dalam Negeri mengatakan jika pemerintah daerah harus senantiasa berupaya meningkatkan kualitas kinerjanya.

“Setiap pemerintah daerah harus senantiasa berupaya untuk meningkatkan kinerja untuk mengatasi berbagai hambatan dalam pelaksanaan otonomi daerah,” katanya

Dia mengatakan, dalam pelaksanaan otonomi daerah, Pemda harus senantiasa fokus pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui kulaitas pelayanan publik, peningkatan pemberdayaan masyarakat dan peningkatan perekonomian daerah.

Kapolres menambahkan, dalam pelaksanaan otonomi daerah, pemerintah harus mampu meningkatkan kinerja pelayanan publik sesuai dengan kepentingan masyarakat.

“Kedua, layanan publik harus dikelola berbasis teknologi informasi dan komunikasi atau electronic-government untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi secara cepat dan tepat,” katanya.

Ketiga, penyediaan pelayanan publik berbasis e-Government membutuhkan kemampuan dan integritas yang tinggi dari setiap aparatur pemerintah daerah.

Terakhir, upaya peningkatan kinerja pelayanan publik berbasis e-Government, akan dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang baik dan aparatur pemerintah daerah yang bersih. [Humas/Bustanul Ilmi]

Bagikan:
Tags: , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan