Kapolres: Kasus Juliet PUB Dipastikan Akan Terus Berjalan | Redaksi Sumbar

Kapolres: Kasus Juliet PUB Dipastikan Akan Terus Berjalan

Kapolres: Kasus Juliet PUB Dipastikan Akan Terus Berjalan Dibaca : 692 Kali
Bagikan:

PADANG,RedaksiSumbar.com – Pihak Kepolisian berjanji akan bersikap netral dan mengedepankan profesional penyidik dalam menangani kasus  kekerasan serta intimidasi terhadap wartawan yang dilakukan oleh pihak Juliet Pub dan Karoke pada beberapa waktu lalu.

Hal itu diungkapkan Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz saat melakukan dialog dengan perwakilan Koalisi Wartawan Anti Kekerasan (KWAK) Sumbar di Mapolresta Padang, Selasa (25/4).

“Kami dari pihak kepolisian juga tidak mau kasus ini terhenti dan akan dipastikan akan terus berjalan sesuai SOP penyidik Kepolisian. Dan saya sebagai Kepala Kepolisian di Kota Padang akan bersikap netral dalam menyikapi kasus ini,” terang Chairul Aziz yang didampingi Kasat Reskim, Kompol Daeng Rahman.

Chairul Aziz menambahkan, terkait kasus yang dialami wartawan tersebut pihaknya juga tidak ingin setelah berkas dilimpahkan ke Pengadilan mengalami blunder. Maka itu, imbuhnya, dalam waktu dekat pihaknya akan gelar perkara dalam kasus yang dialami wartawan tersebut.

Sebelum melakukan dialog, direncanakan para wartawan yang tergabung dalam KWAK Sumbar itu akan melakukan aksi demo di Mapolresta Padang. Namun hal itu batal dan Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz meminta terhadap beberapa perwakilan para Jurnalis yang tergabung dalam KWAK Sumbar tersebut untuk berdialog.

Sementara itu, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers Padang, Roni Saputra, menjelaskan dalam pendampingan dalam kasus yang dialami oleh para wartawan tersebut pihaknya meminta untuk Kepolisian dapat menyelesaikan sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain itu, pihaknya juga siap menyediakan saksi ahli apabila dibutuhkan oleh penyidik Kepolisian.

“Dalam kasus yang dialami kawan-kawan wartawan ini sudah sangat jelas, saksi dan bukti rekaman pihak Juliet menghalangi profesi Jurnalis dalam peliputan juga ada serta terlihat jelas siapa orangnya. Maka menurut saya kasus ini tidak sulit untuk diselesaikan,” kata Roni Saputra.

Baca Juga :  Aniaya Orang Tua, Adek Bacok Kakak Di Pasbar

Diungkapkannya, tidak suatu alasan apabila pihak penyidik Kepolisian mengalami kurang bukti dan tidak memiliki unsur pidana dalam kasus yang dialami wartawan tersebut karna bukti sangat jelas. Selain itu, imbuhnya, pihaknya juga menyarankan pihak Kepolisian untuk meminta keterangan kepada dewan pers.

“Pihak kepolisian bisa saja mengirimkan surat kepada dewan pers untuk meminta keterangan ahli. Kita berharal hal itu dilaksanakan setelah proses gelar perkara dilakukan,” ulas Roni Saputra.

Lebihlanjut Roni Saputra menjelaskan, untuk kasus yang dialami para wartawan tersebut dianggap terlalu untuk mengungkap bukti adanya unsur pidana dalam kejadian itu. Apalagi belum dilakukannya gelar perkara oleh pihak Kepolisian.

“Kasus ini sudah berjalan satu bulan satu hari tapi masih belum ada titik terang apakah ada tindak pidana atau tidaknya. Menurut saya dalam jangka waktu demikian terlalu lama, dilihat dari keterbutuhan saksi yang diperiksa sudah bisa mengambarkan adanya tindak pidananya apalagi rekaman video juga ada sebagai petunjuk siapa pelaku dan lokasinya di mana,” jelasnya.

Roni Saputra menegaskan, pihaknya tidak akan ada kata upaya damai dalam kasus yang dialami para wartawan tersebut. Menurutnya, kasus itu agar bisa menjadi pembelajaran bagi semua pihak karna ada aturan dalam undang-undang bahwa wartawan tidak bisa dihalang-halangi dalam dunia Jurnalistik. [Tim/iwa]

Bagikan:
Tags: , , ,
Solok Selatan dalam Berita

No Responses


close