Karena Hal Ini, Polres Tanah Datar Bakar Mesin Dompeng

Karena Hal Ini, Polres Tanah Datar Bakar Mesin Dompeng
Kapolres Tanah Datar, AKBP Bayuaji Yudha Prajas memimpin penertiban aktifitas tambang liar di wilayah hukum (Wilkum) yang ia pimpin. (Dok: Polres Tanah Datar)
Bagikan:




TANAH DATAR, RedaksiSumbar.com – Jajaran Polres Tanah Datar melakukan tindakan tegas terhadap aktifitas tambang liar yang terjadi di kawasan Jorong Talago, Kenagarian Saraso, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar Sumbar.

Tim yang juga melibatkan pihak dari Dinas Permukiman dan Lingkungan Hidup Tanah Datar melakukan pembakaran dan menghanyutkan sejumlah alat yang digunakan untuk menambang, seperti mesin dompeng.

“Tindakan tegas ini kami lakukan karena aktifitas tambang di kawasan tersebut ilegal dan merugikan negara serta masyarakat setempat. Saat kami ke lokasi, tidak ditemukan pelaku yang melakukan aktifitas penambangan,”ucap Kapolres Tanah Datar, AKBP Bayuaji Yudha Prajas di lokasi penertiban, Kamis (25/1/2018) siang.

Namun demikian, sebut Bayuaji, pihaknya menemukan peralatan yang diduga kuat sebagai alat pencari emas dan ditinggalkan oleh pelaku berupa satu unit eskavator, dua unit mesin dompeng, satu unit mesin robin, peralatan memasak, setengah drum Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar, tiga alat dulang emas yang terbuat dari kayu dan plastik.

Namun, di lokasi tersebut ditemukan warga Pendulang Emas Tradisional bernama Perdi (37), Yutri Leni (34), dan Hayat (50). Ketiganya merupakan warga Tanjung Ampalu, Kabupaten Sijunjung, Sumbar.

“Untuk peralatan berupa mesin dompeng dan barang-barang lainnya langsung dimusnahkan dengan cara dibakar dan dihanyutkan. Terhadap tiga orang masyarakat pendulang emas tradisional diserahkan kepada Wali Nagari Saruaso setelah dilakukan Pengambilan Keterangan, Pembinaan dan Penyuluhan. Saya tidak membenarkan setiap aktifitas tambang liar di Tanah Datar, kalau ada siap-siap saja akan saya sikat,” tegasnya. [Red]




Bagikan:
Topik: , ,
Loading...