Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Bukittinggi Tahun 2016 Meningkat | Redaksi Sumbar

Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Bukittinggi Tahun 2016 Meningkat

Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Bukittinggi Tahun 2016 Meningkat Dibaca : 300 Kali
Bagikan:




Bukittinggi, RedaksiSumbar.com– Berdasarkan data pengungkapan kasus yang dihimpun Polres Bukittinggi, selama tahun 2016 lalu, terjadi peningkatan kasus penyalahgunaan narkoba.

Kepala Kepolisian Resor Kota Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana, Rabu (4/1) mengatakan secara umum di wilayah Indonesia memang terjadi peningkatan kasus penyalahgunaan narkoba, tidak terkecuali di wilayah hukum Polres Bukittinggi yang notabene daerah perlintasan.

“Dari data yang dihimpun pada 2015 tercatat sebanyak 36 kasus dan telah diselesaikan sebanyak 32 kasus, sementara pada 2016 tercatat sebanyak 48 kasus dengan penyelesaian 39 kasus, dan dari data ini disimpulkan kasus penyalahgunaan narkoba itu meningkat, maka dari itu pada tahun 2017 ini Polres Bukittinggi komit meningkatkan pemberantasan,” jelasnya.

Menurut Arly Jembar Jumhana, dari 48 kasus yang terjadi selama 2016, 25 kasus di antaranya terjadi di wilayah Agam Timur dan sisanya 23 kasus di wilayah Bukittinggi.

“Dari kasus itu Polres Bukittinggi mengamankan barang bukti berupa 127,57 gram sabu dan 24.173,54 gram ganja dari kasus tersebut dengan tersangka berjumlah 70 orang terdiri dari 66 pria dan empat wanita, yang pada umunya didominasi pedagang,” tukasnya.

Arly Jembar Jumhana menambahkan, peningkatan kasus penyalahgunaan narkoba juga didorong seiring keaktifan pihak kepolisian dalam mengungkap kasus itu karena posisi Indonesia yang dapat disebut sebagai ladang penjualan narkoba.

“Pelakunya semakin gencar mengedarkan narkoba, polisi juga harus lebih bekerja keras untuk mengungkapnya. Namun demikian masyarakatlah yang lebih berperan dalam membantu menghentikan peredaran narkoba,” ujarnya.

Sejak dini peran orangtua dalam mengawasi pergaulan anak sangat diperlukan agar tidak terjerumus pada penyalahgunaan narkoba.

“Misalnya di lingkungan keluarga pengawasan dari orangtua terhadap anak lebih dekat dari pengawasan yang dilakukan kepolisian. Artinya masyarakat harus bisa menjaga diri sendiri di samping imbauan-imbauan yang rutin dilakukan pihak berwajib terkait bahaya narkoba,” tukas Kapolres.

Baca Juga :  Heboh, Oknum PNS Dishub Agam Tertangkap Miliki Sabu-Sabu

Adanya peningkatan kasus penyalahgunaan narkoba, Arly Jembar Jumhana bersama seluruh jajaran komit akan meningkatkan kinerja untuk melindungi masyarakat dari bahaya narkoba diikuti imbauan-imbauan yang diberikan di berbagai kegiatan seperti car free day dan Jumat Barokah. (Adek)

Bagikan:
Tags: , ,



No Responses


close