Keluarga Mampu Wajib Sumbang Dana Pengembangan Sekolah

Keluarga Mampu Wajib Sumbang Dana Pengembangan Sekolah
Ilustrasi PBM. (Istimewa)
Bagikan:




PADANG, RedaksiSumbar.com – Tersedotnya anggaran pemerintah untuk membayar gaji tenaga pengajar di SMA/SMK setelah kewenangannya diambil oleh pemerintah provinsi, membuat Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengharuskan seluruh keluarga mampu untuk membayar sumbangan pengembangan sekolah dan peserta didik.

“Total biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah mencapai Rp800 miliar dan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk membayar guru SMA dan SMK Rp400 miliar yang menyebabkan anggaran untuk infrastruktur harus ditekan,” kata Irwan, Jumat, 9 Maret 2018.

Dirinya menyatakan, pendidikan gratis sudah tak mungkin lagi diberlakukan bagi kalangan yang ekonominya bagus. Sekolah gratis masih bisa dinikmati oleh peserta didik yang kurang mampu.

“Besar nominal yang ditetapkan adalah sebesar Rp50 ribu, jika orang tua mengantar muridnya menggunakan mobil tak mampu mebayar dengan jumlah minimal, rasanya sangat keterlaluan,” tambahnya.

Landasan penerapan sekolah berbayar telah disusun dalam draf Pergub yang masih dalam tahap perbaikan dan akan disahkan dalam pekan depan. [EFT]




Bagikan:
Topik: , , ,
Loading...