Kepala Stasiun RRI Bukittinggi Lantik 39 Pegawai PB – PNS

Kepala Stasiun RRI Bukittinggi Lantik 39 Pegawai PB – PNS
Tampak prosesi pelantikan sebanyak 39 orang PB - PNS RRI Bukittinggi. [IST]
Bagikan:




BUKITTINGGI, RedaksiSumbar.com – Sebanyak 39 Pegawai Bukan Pegawai Negeri Sipil (PB-PNS) di lingkungan LPP RRI Bukittinggi, diambil sumpah atau janji oleh kepala Stasiun Edyi Ivan, Senin (4/12/2017) di ruangan Multi Purpose.

Pengambilan sumpah ini disaksikan langsung oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Mulyadi, dan Kelapa Seksi Teknik dan Media Baru (TMB) Rastin, yang bertindak sebagai saksi, serta rohaniwan.

Kepala Stasiun RRI Bukittinggi Edyi Ivan dalam arahannya mengatakan, pengambilan sumpah atau janji ini wajib diikuti oleh seluruh PB-PNS, dan apabila prosesi ini tidak diikuti. Karena, termasuk sebagai aturan dalam organisasi yang diatur oleh Direktur Utama.

“Hari ini, kita melaksanakan pengambilan sumbah dan janji sebagai PB PNS yang wajib dilaksanakan. Karena, apabila tidak dilaksanakan akan mendapatkan sangsi tegas berupa pembatalan hak sebagai karyawan LPP RRI,” tegasnya.

Diharapkan Edyi Ivan, setelah pengambilan sumpah atau janji ini hendaknya seluruh PB-PNS benar-benar menghayati, dan melaksanakannya secara baik dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya. Sehingga, menyokong terhadap peningkatan kinerja.

“Prosesi pengambilan sumpah atau janji ini juga merupakan bagian dari upaya jajaran Direksi dan Dewas LPP RRI, dalam rangka mengoptimalkan visi dan misi, untuk melayani kepentingan publik, sekaligus menjadi hak bagi PB-PNS untuk memperoleh peningkatan kesejahteraan,” terangnya.

Edyi Ivan mengumpamakan, setelah diberikan kesejahteraan ini, PB-PNS yang kecepatan awalnya hanya 60 Km/jam, hendaknya terus meningkat jadi 80 hingga 100 Km/jam. Karena, jika tidak diupayakan, RRI dapat saja tertinggal dari media massa lainnya.

“Kepada 39 PB-PNS di lingkungan LPP RRI Bukittinggi diminta untuk dapat mengemban tugas dengan baik, meningkatkan kecerdasan dengan tidak berhenti belajar, serta berupaya untuk semakin mencintai pekerjaan dan lembaga. Sehingga, timbullah semangat untuk dapat berbuat lebih baik kedepannya,” pintanya.

Terkait peluang jabatan struktural sambung Adyi Ivan, seorang PB-PNS harus memiliki kompetensi tertentu. Saat ini, sedang diupayakan Direksi dan Dewas, namun hal itu tidak mudah, pasti mendapat bantahan atau protes dari sana-sini. Begitu juga, tantangan yang datang dari Kementrian Kominfo.

“Sama halnya dengan pengusulan peningkatan pendapatan yang juga dibarengi adanya tunjangan keluarga. Awalnya juga sulit untuk terwujud, namun sekarang sudah terealisasi. Maka dari itu, dengan optimalnya upaya dari Direksi dan Dewas, ditargetkan kedepan upaya untuk menduduki jabatan bagi PB-PNS ini juga dapat terwujud,” tukasnya. [RNE]

Bagikan:
Tags: , ,
Loading...

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.